Saturday, March 23, 2013

Bulan Sabit di Vatican City

Bulan sabit di atas Vatikan.

Sebuah pemangangan sangat menarik pada hari Sabtu Malam 16 Maret 2013 lalu. Ketika bulan sabit menampakkan diri nya dibalik kubah besar Basilica Santo Petrus di Vatikan dan seorang fotografer dengan baik merekamnya dalam selembar foto. Bulan sabit biasanya dipasang dipuncak kubah dan menara masjid tapi kali ini bulan sabit sebenarnya berada di atas Basilica Santo Petrus. Alam semesta memang menyimpan sejuta misteri dan keajaiban termasuk tanda tandanya yang terkadang luar biasa, semua itu hanyalah salah satu cara dari Sang Pencipta-nya berbicara kepada para ciptaannya, bagi mereka yang mau berfikir.

Di malam itu Paus Francis menyampaikan pesan pertamanya setelah dilantik sebagai Paus menggantikan Paus Benedictus yang mengundurkan diri karena masalah kesehatan. Dalam pesannya Pemimpin besar umat Katholik sedunia ini mengatakan bahwa beliau memutuskan untuk menggunakan nama Santo Francis dari Asisi karena segala upaya nya yang dicurahkan bagi kaum perdamaian dan kaum miskin. Dan dia sendiri (Paus Francis) akan memberikan perhatian kepada gereja gereja yang miskin dan gereja gereja bagi kaum miskin”.

Terlepas dari segala macam isu yang beredar tentang penggantian Pemimpin tertinggi ummat Katholik dunia tersebut termasuk di dalamnya isu tentang masalah kesehatan, korupsi, homoseksual hingga isu tentang masuk Islam-nya Paus Benedictus, ada pelajaran yang patut diambil dari beliau bahwa “bila memang sudah tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, apapun alasannya lebih baik mundur dan serahkan segala amanah kepada yang lebih mampu untuk mengembannya”.