Thursday, June 28, 2012

Muslim Kanada Mengubah Gereja Menjadi Masjid


Holy Redeemer Church Sydney, Nova Scotia

Umat Islam di kota Sydney propinsi Nova Scotia, Kanada, pada bulan September 2010 lalu telah membeli sebuah gedung gereja milik Paroki Suci Sang Penebus (Holy Redeemer Church) untuk di ubah menjadi sebuah masjid bagi umat Islam disana, sebagaimana dirilis oleh situs Kanada cbc.ca.

Gereja bernama Gereja Katholok Roma Antigonish (The Antigonish Roman Chatolic) tersebut telah ditutup oleh paroki setempat karena ketiadaan jemaah yang menghadiri peribadatan di gereja tersebut, dalam artian bahwa pihak gereja tidak lagi membutuhkan bangunan tersebut.

Bangunan gereja tak terpakai tersebut kemudian dibeli oleh sekitar 30-an keluarga muslim yang sebelumnya melaksanakan peribadatan di berbagai tempat tempat di kota Syney yang mereka sewa untuk dijadikan tempat sholat berjamaah dan aktivitas umat lain nya.

Serangkaian renovasi dilaksanakan untuk mengubah gereja tersebut menjadi sebuah masjid termasuk mengubah atap dan interiornya disesuaikan dengan ekterior dan interior masjid.

Abdul Atiyah, seorang dokter muslim dan pemimpin komunitas muslim setempat mengatakan bahwa, “memiliki sebuah tempat peribadatan permanen akan memperkokoh ikatan antar umat Islam disana”.

Masjid baru itu nanti nya akan tentu saja akan menjadi tempat permanen bagi penyelenggaraan sholat lima waktu berjamaah, tempat pertemuan dan pendidikan agama bagi anak anak serta menjadi masjid pusat peribadatan yang dengan mudah dijangkau oleh muslim di kawasan Whitney Pier.

Seperti di katakan oleh Atiyah bahwa ada banyak muslim yang bekerja di daerah tersebut di sektor layanan kesehatan namun selama ini mereka tak memiliki tempat layak untuk melaksanakan ibadah sholat.

Masjid batu itu menjadi suatu hal yang luar biasa bagi para profesional yang tinggal di kawasan itu, mengingat selama ini banyak muslim yang sebelumnya tinggal disana merasa tidak betah karena ketiadaan masjid, ketiadaan tempat bagi putra putri mereka mengekspresikan budaya keislmanan mereka.

Irshaad Sardiwalla, salah satu jemaah muslim setempat memberikan komentar sederhana dengan mengatakan bahwa keberadaan masjid di Sydney akan menjadi daya tarik tersendiri bagi muslim manapun untuk datang ke Cape Breton.

“banyak orang datang dari berbagai negara dan ingin rahu” “apakah disini ada masjid?” ujarnya. “bila disini ada masjid, mereka akan betah disini” tukasnya.

Uskup Vincent Waterman, kepala gereja Ortodok Afrika di kawasan itu menyambut baik kehadiran masjid baru yang merupakan konversi dari gereja tak terpakai itu.

“ini merupakan hal luar biasa yang pernah saya dengar sepanjang hidup saya” ujarnya “sebagai sebuah tempat peribadatan saya menyambut baik hal tersebut, bilamana anda mulai mengakar dalam sebuah komunitas itu pertanda bahwa anda akan menetap, dan anda sudah menancapkan akar anda disini”

Masjid baru tersebut diresmikan penggunaannya setahun kemudian