Showing posts with label masjid di Gorontalo. Show all posts
Showing posts with label masjid di Gorontalo. Show all posts

Saturday, July 20, 2019

Mengintip Keindahan Enam Masjid Agung Di Provinsi Gorontalo

Enam masjid agung di enam wilayah kabupaten dan kota di provinsi Gorontalo.

Gorontalo adalah salah satu provinsi yang berada di pulau Sulawesi. Provinsi Gorontalo beribukota di Kota Gorontalo. Sebelumnya Gorontalo merupakan bagian dari wilayah provinsi Sulawesi Utara yang kemudian dimekarkan sebagai daerah otonomi baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000, tertanggal 22 Desember dan menjadi Provinsi ke-32 di Indonesia.

Masyarakat Gorontalo terkenal sangat agamis, wajar bila kemudian dari beberapa kabupatennya yang baru dibentuk setelah pembentukan provinsi Gorontalo di tahun 2000 bersegera membangun masjid agung di masing masing ibukota kabupatennya, saat ini bahkan pemerintah provinsi Gorontalo sedang mempersiapkan pembangunan masjid Agung provinsi Gorontalo di Kota Gorontalo. Mari kita intip kemegahan enam masjid agung di masing masing enam kabupaten dan kota di provinsi Gorontalo.

Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo (1728)

Masjid Agung tertua di provinsi Gorontalo.
Masjid Agung Baiturrahim adalah Masjid Agung di Kota Gorontalo, Ibukota Provinsi Gorontalo di Pulau Sulawesi. Masjid Agung Baiturrahim merupakan bangunan masjid terbesar dan termegah di kota Gorontalo. Sekaligus menjadi masjid tertua di kota Gorontalo sekaligus juga menjadi masjid Agung Tertua dari enam wilayah di provinsi Gorontalo. Lokasinya berdiri di ruas jalan Wartabone ditengah tengah  kota Gorontalo.

Masjid Agung Baiturrahim Gorontalo pertama kali dibangun pada tanggal 18 Maret 1728 bertepatan dengan tanggal 6 Syaban 1140 Hijriah, oleh Raja Gorontalo ke-10 bernama Sultan Botutihe. Pada awalnya bangunan masjid ini dibangun sebagai sebuah bangunan berbentuk rumah panggung dengan tiang tiang tinggi. Bahan bangunannya seluruhnya menggunakan kayu kayu besi tanpa beton dan semen seperti saat ini.

Masjid Agung Al-Marhamah, Kabupaten Bone Bolango (1820)

Masjid Agung tertua kedua di provinsi Gorontalo.
Masjid Agung Al-marhamah adalah masjid agung kabupaten Bone Bolango, provinsi Gorontalo di pulau Sulawesi. Masjid agung megah dengan dominasi warna putih ini memiliki sejarah yang cukup panjang, pertama kali dibangun tahun 1820. Lokasinya berada di desa Desa Bubeya, kecamatan Suwawa, kabupaten Bone Bolango provinsi Gorontalo.

Kabupaten Bone Bolango merupakan pemekaran dari Kabupaten Gorontalo ditahun 2003. Pada waktu dimekarkan Kabupaten Bone Bolango hanya terdiri atas empat wilayah kecamatan, yaitu: Bone Pantai, Kabila, Suwawa, dan Tapa. Sampai bulan September 2011, Kabupaten Bone Bolango mengalami banyak proses pemekaran kecamatan menjadi 17 kecamatan dan 1 kecamatan persiapan (wilayah Pinogu).

Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Kabupaten Gorontalo (1979)

Masjid Agung kabupaten Gorontalo di Limboto.
Kabupaten Gorontalo adalah salah satu kabupaten tertua di Provinsi Gorontalo. Ibu kota kabupaten ini terletak di Limboto. Sejak ditetapkan sebagai Kabupaten pada tahun 1959 hingga sekarang, Kabupaten Gorontalo sudah mengalami tiga kali pemekaran. Pemekaran pertama pada tahun 1999 yang melahirkan Kabupaten Boalemo, pemekaran ke dua pada tahun 2003 yang melahirkan Kabupaten Bone Bolango, dan terakhir pada tahun 2007 yang melahirkan Kabupaten Gorontalo Utara.

Masjid Agung Baiturrahman adalah masjid agung kabupaten Gorontalo yang dibangun di Limboto sebagai ibukota kabupaten Gorontalo. Masjid ini diresmikan penggunaannya di tahun 1979 dan merupakan masjid terbesar dan termegah di kabupaten Gorontalo. Berdiri di atas lahan wakaf seluas 62.500 meter persegi, masjid seluas 22.500 meter persegi ini diperkirakan mampu menampung hingga 2500 jemaah sekaligus.

Masjid Agung Baiturrahmah, Kabupaten Boalemo (1980)

Masjid Agung kabupten Boalemo.
Masjid Agung Baiturrahmah adalah masjid agung kabupaten Boalemo, dibangun tahun 1980 di Kecamatan Tilamuta selaku Ibukota Kabupaten Boalemo, karenanya juga seringkali disebut sebagai Masjid Agung Tilamuta merujuk kepada tempatnya berdiri atau masjid Agung Boalemo merujuk kepada kabupaten-nya.

Kabupaten Boalemo dibentuk secara resmi pada tanggal 12 Oktober 1999 berdasarkan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2000 tentang Pembentukan Kabupaten Boalemo. Sebelumnya wilayah kabupaten Boalemo merupakan bagian dari wilayah kabupaten Gorontalo.

Masjid Agung Baiturrahim Kabupaten Pohuwato (2010)

Masjid Agung kabupaten Pohuwato di Marisa.
Kabupaten Pohuwato atau Kabupaten Pahuwato adalah kabupaten yang terbentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Boalemo. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2003 tanggal 25 Februari 2003 yang ditandatangani oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Marisa ditetapkan sebagai ibukota kabupaten Pohuwato, di kota Marisa ini tempat berdirinya  Masjid Agung kabupaten Pohuwato.

Masjid Agung Kabupaten Pohuwato ini dibangun sekitar tahun 2010. Lokasinya berada di komplek perkantoran pemerintahan kabupaten di Marisa. Meski menyandang nama Baiturrahim dan berada di Marisa, masjid ini lebih dikenal dengan nama Masjid Agung Pohuwato. Tulisan nama berukuran besar yang dipasang di taman masjid pun ditulis dengan nama Masjid Agung Pohuwato.

Masjid Agung Baiturrahim Moluo, Kabupaten Gorontalo Utara (2011)
           
Masjid Agung kabupaten Gorontalo Utara di Moluo.
Masjid Agung Baiturrahim merupakan masjid agung kabupaten Gorontalo Utara, lokasinya berada di Desa Moluo, kecamatan Kwandang. Masjid ini dibangun tahun 2011 di atas lahan seluas 3500 meter persegi dengan luas bangunan 625 meter persegi dan berdaya tampung 1000 jemaah.

Kabupaten Gorontalo Utara baru dibentuk tahun 2007 dan beribukota di Desa Moluo, Kecamatan Kwandang, sebelumnya wilayah kabupaten ini merupakan bagian dari kabupaten Gorontalo. Kabupaten Gorontalo Utara juga menjadi kabupaten termuda di wilayah provinsi Gorontalo.***

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga

Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo (1728)
Masjid Agung Al-Marhamah Bone Bolango (1820)
Masjid Agung Baiturrahman Limboto (1979)
Masjid Agung Baiturrahmah Boalemo – Gorontalo (1980)
Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato – Gorontalo (2010)
Masjid Agung Baiturrahim Moluo - Gorontalo Utara (2011)


Sunday, July 14, 2019

Masjid Agung Baiturrahmah Boalemo – Gorontalo

Megah dalam arsitektur modern lengkap dengan kubah besar bewarna emas di atap masjid ditambah dengan empat kubah dengan bentuk dan warna yang sama di ke empat sudutnya.

Masjid Agung Baiturrahmah adalah masjid agung kabupaten Boalemo provinsi Gorontalo di pulau Sulawesi. Masjid Agung ini dibangun tahun 1980 di Kecamatan Tilamuta selaku Ibukota Kabupaten Boalemo, karenanya juga seringkali disebut sebagai Masjid Agung Tilamuta merujuk kepada tempatnya berdiri atau masjid Agung Boalemo merujuk kepada kabupaten-nya.

Kabupaten Boalemo adalah salah satu kabupaten di provinsi Gorontalo, dibentuk secara resmi pada tanggal 12 Oktober 1999 berdasarkan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2000 tentang Pembentukan Kabupaten Boalemo. Sebelumnya wilayah kabupaten Boalemo merupakan bagian dari wilayah kabupaten Gorontalo.

Masjid Agung Boalemo
Jalan Hi. Thayeb Moh. Gobel, Hungayonaa
Kec. Tilamuta, Kab. Boalemo
Provinsi Gorontalo Gorontalo 96263



Lokasi masjid Agung Baiturrahmah tidak persis disisi selatan alun alun kota Tilamuta, namun berada beberapa puluh meter ke arah barat dari alun alun, berseberangan dengan kantor Bank BRI kantor Cabang pembantu Tilamuta, berjejer di satu ruas jalan yang sama dengan Gereja Bahtera Tilamuta, menunjukkan bahwa kerukunan beragama di Boalemo terjalin sangat baik.

Berdisi di sisi selatan ruas jalan Jalan Hi. Thayeb Moh. Gobel (trans Sulawesi) yang membentang arah timur barat dengan sendirinya denah masjid ini sedikit miring dari ruas jalan tersebut, mengikuti arah kiblat. Sebagai masjid agung kabupaten, lokasinya memang tidak jauh dari kantor Bupati Boalemo yang berada di sisi timur alun alun Tilamuta.

Pembangunan Masjid Agung Baiturrahmah

Merujuk kepada situs kemenag RI, Masjid Agung Baiturrahmah dibangun tahun 1980 diatas lahan wakaf seluas 4000 meter2, luas bangunan masjidnya 3500m2 dan diperkirakan mampu menampung 1000 jemaah, dan merupakan masjid terbesar di kabupaten Boalemo. Keindahannya menjadikan masjid ini sebagai saah satu daya daya tarik wisatawan local.

Masjid Agung Boalemo dilengkapi dengan satu menaranya yang menjulang.
Keberadaan Masjid Baiturrahmah ini memang sudah lebih dulu berdiri di tahun 1980 sebelum Boalemo disyahkan sebagai kabupaten baru sebagai pemekaran dari kabupaten Gorontalo di tahun 1999, baru kemudian masjid ini diresmikan sebagai masjid agung kabupaten Boalemo dan dilakukan perbaikan dan penyesuaian fungsi sebagai masjid agung.

Pemerintah provinsi Gorontalo turut berkontribusi untuk perbaikan dan pembangunan masjid agung ini melalui Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyumbang dana sebesar Rp. 500 juta pada tanggal 19 Oktober 2018 disusul kemudian sumbangan serupa diserahkan oleh Gubernur pada tanggal.

Pusat Aktivitas Islam Boalemo

Menjalankan fungsinya sebagai masjid agung kabupaten, Masjid Agung Baiturrahmah menjadi pusat aktivitas Islam di kabupaten Boalemo, termasuk pusat penyelenggaraan peringatan hari hari besar Islam dan sholat dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) yang dihadiri oleh Bupati, wakil Bupati, para pejabat, SKPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama dan masyarakat muslim setempat.

Masjid Agung Baiturrahmah dari arah gerbang.
Masjid Agung Baiturrahmah juga menjadi tempat penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) tingkat kabupaten Boalemi seperti yang diselenggarakan pada bulan Februari 2019. Acara tersebut dibuka dan ditutup oleh bupati Boalemo Bupati Boalemo, Darwis Moridu yang diwakili Sekda, Husain Etango.

Tradisi Lebaran Boalemo

Khsusus dalam penyelenggaraan Sholat Idul Fitri, seperti halnya wilayah lain di provinsi Gorontalalo, kabupaten Boalemo juga memiliki khasazah budaya adat tradisi dalam menyambut dan mengantar bupati yang akan melaksanakan sholat Idul Fitri, Tradisi yang merupakan adat turun temurun masyarakat muslim Gorontalo.

Seperti pada penyelenggaraan sholat Idul Fitri 1440H / 5 Juni 2019 yang lalu Bupati dan wakil Bupati Boalemo Darwis Moridu dan Anas Yusuf melaksanakan sholat id bersama masyarakat dimasjid Agung Baiturrahmah kabupaten Boalemo, sebelum beranjak menuju masjid Agung Boalemo, Bupati dan Wakil Bupati menjalani serangkaian prosesi adat oleh dewan adat Boalemo di rumah jabatan Bupati.

Pada sholat Idul Fitri tersebut yang menjadi Imam sholat adalah Sutarman Pusi yang merupakan dewan adat Boalemo dan khotib Harun B. Yunus yang juga menjabat sebagai kepala kementrian agama kabupaten Boalemo.

Tangga besar masjid agung kabupaten Boalemo mengantar jemaah langsung ke ruang utama masjid dari halaman depan.

Arsitektur Masjid Agung Baiturrahmah Boalemo

Masjid Agung Baiturrahmah Boalemo dibangun dengan faras lantai lebih tinggi dari tanah disekitarnya, sederet anak tangga berukuran lebar disiapkan sebagai akses dari halaman langsung menuju ruang sholat utama masjid. Denah bangunannya simetris seperti denah masjid Kesultanan Deli di kota Medan.

Empat sudut bangunan dilengkapi dengan pavilion kecil diengkapi dengan kubah berukuran lebih kecil dari kubah utamanya. Sebuah kubah bundar ditempatkan di tengah atap utama di kelilingi empat kubah lainnya, semua kubah ini bewarna kuning emas. Di puncak kubah utama dihias dengan ornamen lafazd Allah sedangkan empat kubah lainnya dihias ornamen bulan bintan.

Masjid ini juga dilengkapi dengan satu bangunan menara menjulang tinggi di sisi barat laut bangunan utama. Tidak terlalu banyak ornament hias di dalam masjid ini, barangkali karena memang bangunannya memang masih relatif baru. Muka ruang mihrabnya dibangun senada dengan lengkungan lengkungan fasad bangunan utama, satu mimbar kayu berukir ditempatkan di sisi Mihrab.***

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga



Saturday, July 13, 2019

Masjid Agung Al-Marhamah Bone Bolango - Gorontalo

The white mosque, Masjid Agung Al-Marhamah kabupaten Bone Bolango tampil megah dengan balutan warna putih.

Masjid Agung Al-marhamah adalah masjid agung kabupaten Bone Bolango, provinsi Gorontalo di pulau Sulawesi. Masjid agung megah dengan dominasi warna putih ini memiliki sejarah yang cukup panjang, pertama kali dibangun tahun 1820. Lokasinya berada di desa Desa Bubeya, kecamatan Suwawa, kabupaten Bone Bolango provinsi Gorontalo.

Kabupaten Bone Bolango adalah salah satu kabupaten di Provinsi Gorontalo, Kabupaten ini merupakan pemekaran Kabupaten Gorontalo tahun 2003. Pada waktu dimekarkan Kabupaten Bone Bolango hanya terdiri atas empat wilayah kecamatan, yaitu: Bone Pantai, Kabila, Suwawa, dan Tapa. Sampai bulan September 2011, Kabupaten Bone Bolango mengalami banyak proses pemekaran kecamatan menjadi 17 kecamatan dan 1 kecamatan persiapan (wilayah Pinogu).

Masjid Agung Al-Marhamah Bone Bolango
Jl. Aroman Wartabone, Desa Bubeya, Kecamatan Suwawa
Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo 96113



Lokasi Masjid Agung Al-Marhamah ini terpaut jarak cukup jauh dari kantor Bupati Bone Bolango yang berada di Jl. Prof. Dr. Ing. Bj. Habibie, di desa Ulanta, Kecamatan Suwawa. Jarak diataranya terpaut hampir 5 km. Di dekat kantor bupati Bone Bolango ini telah berdiri Masjid Islamic Center Bone Bolango.

Masjid Agung Al-Marhamah memiliki luas tanah 2.613 m2 berstatus tanah wakaf, luas bangunan masjidnya mencapai 4.365 m2 dan diperkirakan mampu menampung hingga 2000 jemaah sekaligus. Bangunan masjidnya di dominasi warna putih dengan aksen warna kuning emas. Satu kubah besar berbentuk oval di di atap masjid di apit beberapa kubah dengan ukuran lebih kecil di atap beranda dan atap sayap bangunan.

Interior Masjid Agung Al-Marhamah, kabupaten Bone Bolango.
Empat menara putih menjulang di empat sudut bangunan utama masjid, sementaa satu menara yang tampaknya merupakan menara dari bangunan masjid sebelum renovasi berdiri megah terpisah dari bangunan masjid. Sehingga secara keseluruhan masjid Agung Al-Marhamah ini memiliki lima menara.

Sebagai masjid agung kabupaten masjid Agung Al-marhamah menjadi pusat aktivitas Islam di Kabupaten Bone Bolango termasuk penyelenggaraan peringatan hari hari besar Islam dan sholat hari raya idul fitri dan idul adha. Pada hari raya idul adha masjid ini juga menjadi pusat penyembelihan hewan qurban.

Tradisi festival Walima di Kabupaten Bone Bolango.
Sholat hari raya di masjid ini dikuti oleh Bupati Bone Bolango, unsur pimpinan SKPD, para tokoh, ulama, para tokoh dan ketua adat serta masyarakat muslim setempat. Uniknya, di kabupaten ini, pada penyelenggaraan sholat hari raya idul adha kemudian penyembelihan hewan qurban, selanjutnya dilakukan prosesi adat Dua Lo Ulipu (Doa untuk Negeri/Daerah) bertempat di Yiladiyah (Rumah Dinas) Bupati Bone Bolango.

Tradisi Walima

Masjid Agung Al-Marhamah kabupaten Bone Bolango ini juga menjadi pusat acara tradisi Walima, berupa parade dan festival Walima yang diikuti oleh seluruh SKPD dan Camat se Kabupaten Bone Bolango yang mengambil start di lapangan Likada-Kabila menuju Masjid Agung Al Marhamah. Tradisi ini diselenggarakan dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad S.A.W.

Exterior Masjid Agung Al-Marhamah dari arah gerbang utama (foto dari IG @vicky_al_imran)
Festival walima ini selalu berlangsung meriah di ikuti oleh berbagai lapisan masyarakat dan merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Gorontalo secara keseluruhan tidak saja bagi masyarakat kabupaten Bone Bolango yang berfalsafakan Adat bersendikan Syara, dan Syara bersendikan kitabullah.

Tradisi walima sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad yang dipusatkan di Masjid Agung Al Marhamah ini sudah menjadi agenda daerah, sehingga pelaksanaannya ditangai oleh pemerintah kabupaten dan dihadiri oleh Bupati/wakil Bupati, para pejabat daerah, Kadhli Bone Bolango, pemangku-pemangku adat, dan jamaah masjid Al Marhamah serta masyarakat setempat.

Tradisi penyalaan lampu tumbilotohe.

Tradisi Lampu Tumbilotohe

Tradisi lainnya dari masyarakat muslim Bone Bolango dan Gorontalo adalah tradisi menyalakan lampu Tumbilotohe yang diselenggarakan di bulan suci Romadhon tiga hari menjelang hari raya Idul Fitri. Penyalaan perdana lampu Timbilotohe ini dilaksaan di rumah dinas Bupati/wakil Bupati dilanjutkan dengan tradisi khatamul Qur’an yang juga dilaksanakan di rumah dinas Bupati Bone Bolango.

Acara yang diawali dengan buka puasa bersama di rumah kediaman Wakil Bupati dan sholat Magrib di Masjid Agung Al Marhamah, dilanjutkan dengan pemungutan zakat fitrah yang diawali oleh Bupati dan Wakil Bupati dan kemudian dilanjutkan dengan khatamul Qur’an. Sebuah tradisi yang cukup menarik tentunya.***

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga


Sunday, July 7, 2019

Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato – Gorontalo

Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato, dibangun di kompleks pusat pemerintahan kabupaten Pohuwato di Marisa.

Kabupaten Pohuwato atau Kabupaten Pahuwato adalah kabupaten yang terbentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Boalemo. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2003 tanggal 25 Februari 2003 yang ditandatangani oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Marisa ditetapkan sebagai ibukota kabupaten Pohuwato, di kota Marisa ini tempat berdirinya  Masjid Agung kabupaten Pohuwato.

Masjid Agung Kabupaten Pohuwato ini dibangun sekitar tahun 2010. Lokasinya berada di komplek perkantoran pemerintahan kabupaten di Marisa. Meski menyandang nama Baiturrahim dan berada di Marisa, masjid ini lebih dikenal dengan nama Masjid Agung Pohuwato. Tulisan nama berukuran besar yang dipasang di taman masjid pun ditulis dengan nama Masjid Agung Pohuwato.

Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato
Kompleks Blok Plane Perkantoran Pohuwato
Palopo, Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo 96265


Masjid Agung Baiturrahim berdiri diatas tanah seluas 10.000 m2 lokasinya berada di Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Koordinat : N 0°27'43.6" E121°56'48.8". masjid ini juga dilengkapi dengan taman dibagian depan masjid yang menjadi pavorit warga untuk mengisi waktu luang disenja hari.

Dibangun dengan gaya bangunan masjid modern lengkap dengan kubah besar di atap nya masjid ini tampak begitu manis dengan penggunaan warna warna pastel di bagian eksteriornya, sementara bagian interiornya di dominasi warna putih bersih dengan sentuhan aksesn warna warna emas.

Ukiran ukiran kaligrafi menghias beberapa sisi pilar bagian dalam masjid, termasuk juga pada bagian mihrabnya. Sebuah lukisan mushaf surah Al-Fatihah menghias sisi kiblat di ruang mihrab, sedangkan ukiran kayu menjadi penghias lengkungan bagian atas ruang mihrab.  Disisi kiri dan kanan mihrab terdapat lukisan Lafazd Allah dan Muhammad dalam ukuran yang cukup besar.

Interior Masjid Agung Baiturrahim, megah dan lapang, lantainya dialas dengan karpet pesanan khusus lengkap dengan nama masjid terajut indah
Ruang dalam masjid ini terasa lega dan lapang dengan penggunaan warna putih terang dan langit langitnya yang cukup tinggi. Sementara karpet masjid yang di dominasi warna hijau merupakan karpet pesanan khusus lengkap dengan tulisan masjid Agung Baiturrahim di tengah tengah ruangan dibawah kubah utama.

Tradisi Sholat Hari Raya

Tradisi yang cukup menarik di Gorontalo termasuk di kabupaten Pohuwato ini adalah ketika pelaksanaan Sholat Idul Fitri ataupun Idul Adha, Bupati selaku kepala daerah yang akan melaksanakan sholat di masjid agung dijemput dan diantar secara adat menuju ke masjid agung.

Seperti yang terekam media pada penyelenggaraan sholat Idul Adha 1438H (2017) yang lalu, Bupati Syarif Mbuinga dan Wakil Bupati Amin Haras serta Ketua DPRD Nasir Giasi menuju Masjid Agung Baiturahim diantar dengan nuansa adat Gorontalo khas Aliawu. Pukul 7.00, WITA, tampak para pemangku adat Bate, Banny Kaluku, para pemuka agama mendampingi Bupati dan Wakil Bupati yang diiringi dengan Silat Langga, diantar sampai pintu masuk Masjid.

Acara adat menyambut dan mengantar Bupati yang akan sholat hari raya di Masjid Agung Pohuwato.
Tiba di Masjid tampak Jamaah sudah memenuhi Masjid. Para Kepala Dinas yang mengenakan  pakaian adat itu, memasuki Masjid, melewati karpet merah langsung mengambil posisi barisan depan yang telah dipersiapkan. Tradisi sholat hari raya di masjid ini dilanjutkan dengan penyerahan tongkat oleh pemangku adat kepada khatib sebelum khutbah di mulai. Tradisi yang masih dapat kita temui di berbagai masjid di Indonesia meski penyerahan tongkat tersebut tidak selalu dilakukan oleh pemangku adat.

Kunjungan Presiden Joko Widodo

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke provinsi Gorontalo, presiden Joko Widodo sempat singgah ke masjid Agung Baiturrahim Pohuwato ini pada tanggal 3 Juni 2016 untuk menunaikan ibadah sholat Jum’at. Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang tiba di masjid sekitar pukul 11.45 Wita, bersama dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Dirut PT PLN Sofyan Basir.

Taman di depan masjid Agung Pohuwato.
Dalam kunjungan ke Gorontalo, Presiden Jokowi dijadwalkan meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gorontalo berkapasitas 4x25 MW di provinsi itu. PLTG Gorontalo itu berlokasi di Jalan Trans Sulawesi Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. PLTG itu merupakan bagian dari target pembangunan tenaga listrik 35.000 MW.

MTQ Gorontalo di Masjid Agung Pohuwato

Pada bulan Mei 2016 masjid Agung Pohuwato menjadi pusat perhelatan musabaqoh tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi Gorontalo. Acara tersebut dimulai dengan pemukulan beduk oleh gubernur Gorontalo Rusli Habibie, didampingi Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga. MTQ yang menghabiskan dana Rp. 2 Milyar rupiah tersebut berlangsung sukses dan meriah.***

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga