Showing posts with label masjid di puncak gunung. Show all posts
Showing posts with label masjid di puncak gunung. Show all posts

Saturday, November 5, 2016

Masjid Tembagapura kabupaten Mimika

Masjid satu ini salah satu masjid yang berada di tempat tertinggi di Indonesia. Kota Tembagapura tempat Masjid Daarussa'adah ini berdiri berada di ketinggian 2500 meter dari permukaan laut, jauh lebih tinggi dari puncak Gunung Salak di Jawa Barat.

Masjid Nurussa’adah adalah salah satu Masjid yang dibangun oleh PT. Freeport Indonesia di Kota Tembagapura, Kabupaten Mimika, provinsi Papua Tengah. Masjid ini merupakan salah satu masjid yang berada di tempat tertinggi di Indonesia. Lokasinya berdiri memang berada di pegunungan Jayawijaya yang merupakan dataran tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 2500 mdpl, lebih tinggi dari Gunung Salak di Bogor yang sangat terkenal itu dengan puncak tertingginya 2.211 meter dari permukaan laut (mdpl).

Untuk tiba ke Tembagapura dengan perjalanan sekitar 20 menit dengan helikopter dari Kota Timika atau dengan bus khusus anti peluru dari Bandara Mozes Kilangin di Timika selama 2-3 jam. Tembagapura  dikelilingi pegunungan dan awan putih yang berlapis-lapis. Suasana ini menghadirkan suhu yang cukup dingin, dengan suhu berkisar 5-20 derajat Celcius.


Masjid Nurussa’adah secara resmi dibuka pada tanggal 15 November 1994 oleh David M. Francisco bersama sama dengan (alm) KH. Zainudidin MZ sebagaimana dijelaskan dalam prasasti pembangunan masjid tersebut. Masjid Nurussa’adah memang semarak dengan aktivitas ke-Islaman dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti ruang multimedia, stasiun radio suara HMM, perpustakaan masjid serta tentu saja hamparan karpet yang lembut. (updated 4 Juli 2023).***

--------------

Baca Juga


Monday, May 23, 2016

Masjid Hafız Yusuf Yılmaz Dipuncak Gunung Di Turki

PEMANDANGAN SPEKTAKULER dari setiap jendela masjid ini, menyajikan pemandangan bentang alam yang luar biasa. 

Bangunan masjid satu ini memang tak biasa, bukan karena ukurannya yang fantastis atau karena usianya yang sudah teramat tua, tapi karena letaknya yang berada begitu tinggi di puncak Gunung Kible di Distrik Rize, provinsi Güneysu, Turki. Gunung Kible yang menjadi nama gunung tersebut berasal dari kata Kiblat, karena memang posisi gunung ini yang memanjang menghadap ke Ka’bah di Kota Mekah. Ditambah lagi dengan ketinggiannya yang mencapai 1130 meter dari permukaan laut membuatnya terlihat dari bagian manapun di distrik Rize.

Distrik Rize merupakan tempat kelahiran ayah dari presiden Turki saat ini, President Recep Tayyip Erdoğan. Masjid Kible pertama kali dibangun di sekitar abad ke 19 berbahan kayu, namun masjid tersebut terbakar di tahun 1960. Kemudian sebuah masjid sederhana berbahan beton dibangun di lokasi yang sama menggantikan masjid sebelumnya. Ditahun 2010 saat Erdogan masih menjabat sebagai Perdana Menteri Turki, beliau berkunjung ke masjid tersebut dan memerintahkan kepada pejabat setempat untuk membangun ulang dan mengembangkan masjid tersebut.


Sebelum membangun masjid, pemerintah setempat terlebih dahulu membangun jalan akses ber-aspal mulus menuju ke masjid ini. Pembangunan Masjid dimulai tahun 2013 dengan dana donasi dari pengusaha setempat. Rancangan masjid ini ditangani oleh Yusuf Yılmaz dengan meniru bangunan masjid bersejarah Şemsi Ahmet Paşa di lingkungan Üsküdar, Istanbul. Beliau mengatakan selama proses pembangunan, Erdogan senantiasa mengikuti perkembangan pembangunan masjid ini termasuk mengikuti dengan seksama proses penyelamatan dengan helikopter, tiga pekerja yang terjebak badai salju di lokasi pembangunan masjid ini.

Masjid ini diresmikan oleh Presiden Erdogan pada hari Jum’at 14 Agustus 2015 dan diberi nama Masjid Hacı Hafız Yusuf Yılmaz. Acara peresmian masjid ini ditandai dengan pengguntingan pita, penaman pohon dan pelesan burung merpati dilanjutkan dengan sholat Jum’at berjamaah bersama dengan presiden Erdogan, anggota keluarganya serta jajaran Kabinet yang menyertainya.

GUNUNG KIBLE atau gunung kiblat tempat masjid ini berdiri memang menghadap kiblat.

Bangunan Masjid ini berukuran 275m2 dilengkapi dengan kubah besar setinggi 13 meter dan bangunan Menara setinggi 27 meter. Disekitar masjid juga telah dibangun jalur untuk pejalan kaki dan area rekreasi. ada area khusus untuk jema’ah wanita seluar 45m2, disiapkan juga ruangan yang yang cukup menarik dan tidak terdapat di semua masjid serta bangunan publik lainnya yakni adanya ruangang yang dirancang khusus untuk ibu ibu yang membawa bayi.

Meski telah dilengkapi dengan jalur khusus pejalan kaki namun demikian, sudah barang tentu tak mudah bagi para pejalan kaki untuk mencapai masjid ini, butuh ektra tenaga untuk sampai disana. namun demikian, Gubernur setempat, İhsan Selim Baydaş mengatakan bahwa pemerintah setempat telah membangunan tempat tersebut juga telah dilengkapi dengan penginapan. Beliau juga menambahkan bahwa bangunan masjid tersebut dibangun dengan material dan kualitas terbaik dan merupakan satu maha karya yang layak untuk dikunjungi.***

---------ooo000ooo---------

Baca Juga