Showing posts with label Masjid di Kalimantan Tengah. Show all posts
Showing posts with label Masjid di Kalimantan Tengah. Show all posts

Saturday, May 27, 2023

Masjid Agung Ad Durrun Nafis Sukamara

Masjid Agung Ad Durrun Nafis Sukamara [google user Slamet Riyadi]. 

Masjid Agung Ad Durrun Nafis adalah masjid agung kabupaten Sukamara provinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten ini juga dikenal dengan julukannya “Bumi Gawi Berinjam”. Masjid Agung Ad Durrun Nafis dibangun dilapangan mini Sukamara, berdiri diatas lahan milik pemda seluas lebih kurang 60.000 M2. Masjid dibangun bertingkat dengan satu lantai dasar dan dua lantai utama berarsitektur modern seluas 5.000 meter persegi dengan daya tampung sekitar 7000 jemaah.
 
Saat ini, Masjid Agung Ad Durrun Nafis juga dijadikan sebagai pusat kegiatan pondok pesantren modern Nurul Hijrah Sukamara. Bangunan didominasi warna kuning emas ini sering dikunjungi warga dari luar daerah. Wajar jika pemerintah daerah menjadikannya sebagai salah satu ikon Sukamara.

 
Lokasi masjid Agung Ad Durrun Nafis terletak satu lokasi dengan sejumlah lapangan olahraga, seperti sepak bola, basket, tenis, lintasan lari, dan sarana olahraga. Lokasi itu pun  dijadikan sebagai pusat berolahraga masyarakat. Pagi maupun sore hari nampak ramai dikunjungi. Setiap pagi dan sore banyak warga datang lari dan berolahraga di sini. Lokasinya cocok dan sarana sangat mendukung.
 
Pembangunan Masjid Agung Ad Durrun Nafis
 
Masjid Agung Ad Durrun Nafis dimulai pada tahun 2013 pada masa pemerintahan bupati H. Ahmad Dirman dan wakil bupati Windu Subagio. Pembangunan masjid tersebut direncanakan akan selesai pada tahun 2017.
 
Namun sampai ahir tahun 2017 pembangunan nya belum selesai dan ditarget ulang akan mulai dapat dgunakan pada tahun 2018 meskipun belum rampung seluruhnya. Aktualnya, masjid Agung Ad Durrun Nafis baru mulai digunakan untuk kegiatan peribadatan pada tahun 2019 dan proses penyelesaian masih dilanjutkan.

Masjid Agung Ad Durrun Nafis Sukamara pada saat dalam tahap pembangunan.
 
Biaya Pembangunan
 
Anggaran pembangunan masjid sejak tahun 2013 hingga tahun 2015 sebesar Rp. 34 milyar. Anggaran tahun 2016 Rp. 10milyar. Anggaran Tahun 2017 Rp. 10 Milyar, Anggaran Tahun 2018 Rp. 7 milyar. 2019 2,6 milyar. Anggaran Tahun Tahun 2020 Rp. 4 milyar, Sedangkan biaya yang dibutuhkan seluruhnya mencapai Rp. 90 milyar lebih.
 
Tuan Rumah STQ 2015
 
Ditahun 2015 Masjid Agung Sukamara menjadi salah satu venue penyelenggaraan STQ Seleksi Tilawatil Qur’an tingkat provinsi Kalimantan Tengah yang dimulai pada minggu pertama bulan April 2015. STQ tersebut diikuti oleh para kafilah dari 14 kabupaten & kota Se Kalimantan Tengah.
 
Interior Masjid Agung Ad Durrun Nafis Sukamara [google user Muhammad Arrasy]

Menjelang perhelatan tingkat provinsi tersebut, pembangunan masjid agung inipun dikebut penyelesaiannya. Pemkab Sukamara sendiri telah menyediakan dana sebesar Rp. 15 Milyar unruk acara tersebut termasuk untuk penyelesaian pembangunan Masjid Agung dan penataan lokasi arena panggung di alun alun masjid agung.
 
Masjid Agung Sukamara Salurkan Zakat
 
Pada April 2023 Panitia zakat fitrah Masjid Agung Sukamara untuk pertama kalinya menerima zakat H Abdul Rasyid AS dan Hj Nuriyah dan menyalurkannya kepada masyarakat sebanyak 700 sak beras dan 1.400 liter minyak goreng pada Kamis, 20 April 2023. Pembagian zakat tersebut dilakukan menggunakan kupon, masing masing kupon menerima sebanyak 1 sak beras dengan berat 10 kilogram dan 2 liter minyak goreng.
 
Diketahui, H Abdul Rasyid AS selaku pemilik PT CBI Group tersebut menyalurkan zakat fitrah sebanyak 50.000 sak beras dan 100.000 liter minyak goreng. Untuk Kabupaten Sukamara menerima 6.248 sak beras dan 12.496 liter minyak.
 
Masjid Agung Ad Durrun Nafis Sukamara [borneonews.co.id]

Penetapan Nama Masjid Agung Sukamara
  
Pada 10 Mei 2023 pemerintah Kabupaten Sukamara menetapkan nama resmi bagi Masjid Agung Sukamara dengan nama Masjid Agung Ad-Durrun Nafis, sejak dibangun tahun 2013 masjid tersebut hanya disebut sebagai ‘masjid agung’ saja. Penetapan nama masjid agung tersebut dengan melibatkan para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
 
Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi, menjelaskan bawha Dalam pertemuan yang digelar, ada lima nama masjid yang diusulkan, dan dari lima mana tersebut para peserta rapat menyetujui salah satu nama masjid yang diusulkan. Dari 5 nama masjid ada satu nama yang terpilihlah yaitu Ad-Durrun Nafis, yang berarti Masjid Agung Permata Hijau atau Permata Syurga.***
 
Referensi
 
http://www.borneonews.co.id/berita/28331-pembangunan-masjid-agung-habiskan-rp60-miliar
http://www.sukamarakab.go.id/artikel-147-sukamara--siap-menyambut-kafilah-stq-2015.html
https://www.borneonews.co.id/berita/300958-pemkab-sukamara-tetapkan-nama-masjid-agung-sukamara-ad-durrun-nafis
https://radarsampit.jawapos.com/radar-utama/13/05/2023/akhirnya-nama-masjid-agung-sukamara-ditetapkan/
https://www.borneonews.co.id/berita/77688-tahun-2018-masjid-agung-sukamara-bisa-untuk-beribadah
https://www.borneonews.co.id/berita/298968-masjid-agung-sukamara-salurkan-700-sak-beras-dan-1-400-liter-minyak-goreng-zakat-h-abdul-rasyid-as
https://www.radarsampit.com/berita/sekilas-di-balik-pembangunan-mega-proyek-masjid-agung-sukamara.html
https://radarsampit.jawapos.com/radar-utama/20/05/2023/warga-bisa-berekreasi-di-sekitar-masjid-agung-sukamara/

Friday, May 26, 2023

Masjid Agung Riyadlush Shalihin Pangkalan Bun

Masjid Agung Riyadlush Shalihin Kotawaringin Barat [google user Andi_AM 80] 

Masjid Agung Riyadlush Shalihin adalah masjid agung kabupaten Kotawaringin Barat yang berada di Pangkalan Bun. Merupakan masjid utama dan terbesar di kabupaten Kotawaringin Barat. Bangunan masjid ini pertama kali dibangun tahun 1977 menjelang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan dari tahun ke tahun terus mengalami pembenahan serta perawatan hingga tahun 2015.
 
Posisi masjid ini berada di lokasi strategis di tengah Kota Pangkalan Bun. Konstruksi bangunan dari beton bertingkat dua dan diprediksi mampu menampung hingga 5 ribu jemaah.
 
Masjid Agung Riyadlush Shalihin
Jl. Sutan Syahrir, Sidorejo, Kec. Arut Sel., Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112
 

 
Bangunan masjid yang kini berdiri merupakan hasil dan renovasi dan pembangunan tahun 2015. Peresmian bangunan masjid baru tersebut dilakukan oleh Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar, pada Jum’at 16 Januari 2015 pukul 20.00 WIB.  Upacara peresmian tersebut juga dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
 
Upacara peresmian masjid Agung tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan disaksikan oleh sejumlah anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta ratusan masyarakat muslim yang hadir. Selain itu juga dilakukan tradisi potong tumpeng oleh Bupati dan pertama kali diserahkan kepada Ketua Masjid Agung Dahlan Mail.
 
Arah Kiblat
 
Penentuan arah kiblat di Masjid Riyadlus Solihin sudah sesuai panduan yang ditetapkan Kementerian Agama RI. Posisi arah kiblat di masjid tersebut berada di Azimuth 293 derajat antara barat dan utara.*** 
 
Referensi
 
http://pde.kotawaringinbaratkab.go.id/?p=2358 (broken link)
http://www.borneonews.co.id/berita/33874-tidak-ada-pengukuran-ulang-arah-kiblat-di-masjid-agung-pangkalan-bun

Sunday, October 29, 2017

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit – Kalimantan Tengah

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit merupakan sebagai masjid terbesar di kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Sampit merupakan ibukota kabupaten Kota Waringin Timur (KOTIM) propinsi Kalimantan Tengah (KALTENG). Wilayah yang pernah tercabik cabik oleh pertikaian berbau SARA beberapa waktu lalu. Kini kota Sampit dan Kabupaten Kotim sedang menggeliat dalam proses percepatan pembangunan, salah satunya pembangunan Masjid Raya Islamic Center Sampit yang tidak saja menjadi pusat pengembangan Islam tapi bangunannya sendiri menjadi ikon baru bagi kota Sampit.

Lokasi Masjid Raya Sampit

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit terletak di Jalan Sudirman KM 3.2 Sampit, Kabupaten Kota Waringin Timur, Propinsi Kalimantan Tengah. Lokasi Masjid agung ini berada di sekitar bundaran tugu peringatan tragedi tampit tahun 2000 silam. Tugu peringatan tragedi sampit di bundaran ini dibuat oleh suku Dayak dari kayu ulin yg diukir dan ditempatkan di tengah bundaran Jalan Jendral Sudirman yang menghubungkan Sampit Dengan Pangkalan Bun.

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit
Jl. Jenderal Sudirman Km. 3.2, Mentawa Baru Hulu
Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur
Kalimantan Tengah 74312, Indonesia
Koordinat geografi 2° 32' 12.01" S  112° 54' 45.63" E



Pembangunan Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit

Pembangunan Masjid Raya ini diharapkan bisa menampung atau menjadi pusat pendidikan agama Islam bagi masyarakat Kotim. Karena sesuai program Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit sebagai wadah belajar bagi umat muslim di Kotim. Sebagaimana disampaikan oleh bupati Kotim Drs HM Wahyudi K Anwar.

Masjid Raya Sampit mulai dibangun pada tahun 2004 dimasa pemerintahan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah (Kalteng) Drs HM Wahyudi K Anwar. Dan diresmikan sendiri oleh beliau pada hari jumat 24 September 2010 di ahir masa jabatannya meskipun bangunan masjid ini belum selesai keseluruhan proses pembangunannanya.  Dalam acara peresmian Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit tersebut turut dimeriahkan oleh KH Zainudin MZ dan AA Gym serta penyanyi relegius Sulis.

Sampai tahun 2010 saat diresmikan proyek pembangunan masjid ini sudah menghabiskan dana sekitar 40 milyar rupiah. Dan masih membutuhkan dana tambahan lagi sekitar 8 milyar rupiah dari APBD Kotim tahun anggaran 2011 untuk menyelesaikan pembangunannya termasuk penambahan 2 tempat wudhu, pemasangan kusen jendela dan pintu yang di datangkan dari Jepara, Kaligrafi dan pengecatan. Proses tersebut mulai dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus dan selesai pada tangga 23 Desember 2011.

Referensi


Baca Juga


Saturday, October 21, 2017

Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas

Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kabupaten Kapuas (foto dari IG @seputarmasjid)
Masjid Agung Al Mukarram Amanah merupakan masjid terbesar segaligus termegah di Kota Kapuas ibukota Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Terletak di jantung kota, tepatnya di Jalan Tambun Bungai, masjid ini dapat menampung hingga kurang lebih lima ribuan jemaah. Bangunan ini berarsitektur perpaduan gaya modern dan klasik, pada beberapa bagian bangunan dilengkapi  dengan interior dan aksesoris indah.

Masjid Agung Al-Mukarram Amanah sudah berdiri sejak tahun 1990 diatas lahan seluas 25.554 meter persegi berstatus SHM dengan luas bangunan awal 300 meter persegi. Namun bangunan masjid megah yang kini berdiri merupakan hasil pembangunan tahun 2012.

Masjid Agung Al-Mukarram Amanah
Jl. Tambun Bungai RT. 36 Kelurahan Selat Tengah
Kecamatan Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas
Kalimantan Tengah 73516



Lokasi masjid agung yang lama lokasinya berada di pelataran luas di depan bangunan Masjid agung saat ini, bangunan tersebut digunakan masyarakat muslim Kapuas sejak tahun 1990 hingga tahun 2012. Hingga awal tahun 2012 komplek masjid agung ini tampak sepasang masjid kembar karena bangunan masjid lama masih berdiri dan bangunan baru yang lebih besar sudah hampir selesai.

Menjelang bulan suci Romadhon 1433H/2012 Proses pembangunan masjid Al-Mukarram Amanah yang baru sudah mendekati penyelesaian dan sudah layak untuk digunakan, bangunan masjid yang lama di robohkan, dan di tahun 1433H/2012 untuk pertama kali ummat Islam Kapuas mulai menikmati sholat Tarawih hingga sholat Idul Fitri pertama di Masjid Agung yang baru tersebut. Pada hari Jum'at, 27 Juli 2012 masjid ini resmi digunakan untuk shalat Jum'at pertama di bulan Ramadhan 1433 H / 2012 M. 

Aktivitas Masjid Agung Al-Mukarram Amanah

Sebagai masjid agung kabupaten, Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas ini menjadi pusat aktivitas ke-Islaman di kabupaten tersebut termasuk menjadi pusat penyelenggaraan Sholat Idul Fitri dan Idul Adha yang dihadiri oleh para pejabat tingkat kabupaten hingga provinsi bersama dengan ribuan masyarakat muslim setempat.

Interior Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kapuas

Seperti yang dilaksanakan pada sholat Idul Fitri 1438H yang lalu yang jatuh pada tanggal 25 Juni 2017 dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib H Said Ismail Balghaits yang juga bertindak sebagai khatib, serta Kabag Kesra Pemda Kabupaten Kapuas, H Junaidi yang turut menyampaikan sambutan mewakili Bupati Kapuas.

Salah satu keunggulan masjid ini pada saat adzan waktu sholat berkumandang, suara adzannya disiarkan secara langsung via radio masjid Agung Al Mukarram Amanah Kapuas FM dengan frekuensi sendiri.

Masjid Berprestasi

Di tahun 2016 yang lalu Masjid Agung Al-Mukarram Amanah kabupaten Kapuas meraih prestasi predikat terbaik pertama dalam ajang lomba Masjid Percontohan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Dan meraih juara kedua masjid percontohan untuk tingkat nasional.

Masjid Agung Al-Mukarram Amanah saat sedang dibangun, di latar depan adalah bangunan masjid Agung yang lama, kini sudah dirobohkan dan menjadi halaman depan dan kolam.

Hal tersebut tak lepas dari peran pemerintah Kabupaten Kapuas yang memberikan dukungan untuk pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Kapuas, kabupaten yang mempunyai motto sebagai kota AIR (Aman Indah Ramah) yang memiliki semboyan Tingang Menteng Pananjung Tarung (berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat).

Selain bangunannya yang megah dan berprestasi tingkat nasional, masjid ini juga tak pernah sepi Jemaah di setiap waktu sholat tiba, apalagi selama bulan suci romadhon yang Jemaah tarawihnya tetap padat hingga ke penghujung bulan suci. Sholat Tarawih di masjid ini dilaksanakan 11 roka’at.

Seperti masjid masjid lainnya, selama bulan suci Romadhon Masjid Agung Al-Mukarram Amanah ini juga menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama, Salat Tarawih, tadarus Alquran, qiyamul lail pada malam ganjil, pesantren Ramadan dan kultum tarawih. Acara ini dilaksanakan setiap tahun pada bulan puasa.***

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga

Sunday, August 6, 2017

Masjid Kota Madinah Al Mubarokah Sampit

Patung ikan Jelawat di taman Jelawat di tepian sungai Mentaya kota Sampit dengan latar belakang Masjid Madinah Al-Mubarokah atau biasa disebut Masjidkota. (pict from IG @kota_sampit)

Tempat keren satu ini adalah Patung Ikan Jelawat yang merupakan aikon kota Sampit ibukota kabupaten Kotawaringin Timur provinsi Kalimantan Tengah. lokasinya berada di tepian sungai Mentaya di pusat keramaian kota Sampit. Lokasi yang nyaman untuk hang out, ditambah lagi dekat dengan masjid yang kelihatan di latar belakangnya itu.
.
Masjid di dekat patung ikan jelawat ini aslinya bernama Masjid Al-Madinatul Mubarokah sebagaimana tertulis dalam aksara arab di tembok depan masjid ini. Namun lebih dikenal masyarakat luas dengan sebutan “Masjid Pelabuhan” karena memang dekat dengan pelabuhan atau “Masjid Kota” karena letaknya yang ditengah kota atau “Masjid Pasar” juga karena lokasinya yang berada di pasar kota Sampit. Masjid ini diresmikan tahun 2000.

Masjid Al Madinatul Mubarokah
Mentawa Baru Hulu, Mentawa Baru/Ketapan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 74312, Indonesia



Masjid ini memang unik, seperti bangunan ruko yang panjang berlantai tiga, lantai dasarnya merupakan kios kios para pedagang pasar, dan masjid ini berada di lantai atasnya. akses menuju ke masjid ini melalui tangga sisi selatan atau ujung bangunan ruko yang mengarah ke tugu ikan jelawat di taman jelawat.

lokasinya memang sangat strategis dan tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum muslimin yang sedang berada disekitar pusat kota Sampit, baik yang sedang berwisata di taman jelawat ataupun yang sedang belanja di pasar juga bagi yang sedang berada disekitar pelabuhan Sampit.

Tradisi Tajil Romadhon

Seperti masjid masjid besar di Indonesia lainnya, Masjid Kota ini juga menyediakan tajil gratis bagi para Jemaah di masjid ini. Di bulan suci Romadhon masjid ini tak pernah sepi dari Jemaah baik siang dan malam. Aktivitas itu sudah menjadi pemandangan biasa di Masjid Kota saat siang hari di bulan ramadan. Ditambah lagi lokasi masjid yang sangat strategis karena berdekatan dengan Pusat Perbelanjaan Mentaya dan Ikon Patung Jelawat.

Masjid Madinah Al-Mubarokah (Masjid Kota) di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantang Tengah.

Bubur ayam khas Banjar dengan campuran bumbu spesial yang banyak dicari masyarakat Sampit merupakan menu andalan dan khas dari Masjid Kota di Sampit ini. Di lantai paling atas masjid tersebut pengurus masjid mempersiapkan menu bubur ayam khas Banjar. baik aktivitas memasak hingga menghidangkan menu khas tersebut.

Jumlah bubur ayam yang disediakan di masjid ini mencapai ratusan porsi secara gratis. Selain itu juga ada pelangkap yakni takjil lainnya, seperti kurma dan kue. Untuk minumannya sendiri teh hangat. Minimal seratus porsi yang disediakan pengurus di masjid ini.  Karena bubur tersebut dibuat khusus selama bulan suci Ramadan. Sehingga masyarakat selalu berdatangan untuk memburu bubur tersebut sebagai menu untuk berbuka puasa.***

Referensi

borneopages.blogspot.co.id  - mendadak masjid sampit

Baca Juga



Friday, January 4, 2013

Masjid Kubah Kecubung – Palangkaraya

Rencana Masjid Kubah Kecubung Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah

Bila masjid masjid Dian Al-Mahri di Depok (Jawa Barat) dikenal karena kubahnya yang berlapis emas hingga kemudian masyarakat luaspun terbiasa menyebutnya sebagai masjid kubah emas. Lain Lagi dengan Masjid Agung Kota Palangkaraya, Ibukota Propinsi Kalimantan Tengah, yang kini sedang dalam tahap pembangunan. Masjid Agung Palangkaraya ini nantinya setelah setelah kubahnya bukan dilapisi emas, tapi justru akan menggunakan  batu Kecubung.

Anda tahu Batu Kecubung ?. Para Kolektor batu permata mengenal Batu Kecubung sebagai salah satu Batu Mulia yang cukup bernilai tinggi. Batu yang di nominasi warna ungu sampai merah muda ini memiliki nama asli Amethyst. Ada dua jenis Amethyst yang dikenal secara luas yakni Amethyst Banded dan Ametyhyst Flower yang masind masing dipercaya oleh para kolektor memiliki energi positif bagi meningkatkan daya meditasi, membersihkan aura, menolak energi negatif dan beberapa manfaat lainnya. sementara di Indonesia masih ada jenis batu Kecubung Combong yang memiliki lubang dari atas sampai ke bawah.

Secara ilmiah, Batu kecubung merupakan jenis batuan mineral kuarsa. dalam istilah geologi disebut sebagai batu mineral supercomposite. Selain warnanya yang menarik, batu kecubung juga dikenal memiliki beraneka corak alamiah sebagai akibat proses alamiah yang mencapai jutaan tahun. Batu Kecubung masuk dalam katagori batu mulia kelas 2 dengan tingkat kekerasan 7 pada skala Mohs. Bandingkan dengan tingkat kekerasan berlian yang memiliki tingkat kekerasan 10 Mohs. Maklumlah Intan merupakan batuan alam terkeras yang pernah ditemukan, wajar bila harganya pun selangit.

Menag saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Kubah Kecubung Kota Palangkaraya,  provinsi Kalimantan Tengah
Penggunaan Batu Kecubung sebagai bahan kubah masjid terbilang sangat unik, dan sejauh ini Masjid Agung Palangkaraya ini merupakan masjid pertama yang menggunakan batu mulia sebagai bahan kubahnya. Maklumlah selama ini pulau Kalimantan selama ini memang terkenal hingga ke mancanegara sebagai gudangnya batu permata.

Intan Trisakti yang merupakan intan alami terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia berukuran 166,75 karat, juga ditemukan di pulau Kalimantan pada tanggal 26 Agustus 1965. Jadi wajar bila salah ibukota propinsi di pulau Kalimantan ini menggunakan Batu Kecubung salah satu jenis batu permata yang nilainya jauh dibawah Intan sebagai kubah masjid yang akan menjadi kebanggaan warga disana nantinya.

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Kubah Kecubung di Palangkaraya ini telah dilaksanakan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali pada tanggal 18 Juni tahun 2011 lalu dan diperkirakan akan menghabiskan dana hingga 120 milyar. Pak Menteri sendiri berharap bangunan masjid Kubah Kecubung ini dapat diselesaikan selama dua tahun.  Bangunan Masjid Kubah Kecubung ini menempati lahan seluas 3.6 hektar di Jalan RTA Milono Kilometer 4,5 Palangkaraya. Upacara peletakan batu pertama tersebut turut dimeriahkan oleh Bang Haji Rhoma Irama bersama Sonetanya.

Selain ruang sholat, nantinya masjid ini juga akan dilengkapi dengan gudang, ruang majelis taklim, toko dan toilet. Bangunan masjid-nya memiliki luas 12.577 meter persegi, yang antara lain terdiri dari bangunan utama seluas 2.793 meter persegi dan selasar seluas 2.830 meter persegi. Kapasitas masjid ini mencapai hingga 4500 jemaah sekaligus di ruang dalam dan 3800 jemaah di bagian luar.

Sumber pendanaan pembangunanya berasal dari masyarakat, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palangkaraya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, serta sumbangan yang tak mengikat. Lokasi Masjid ini berdiri berada di sisi ruas jalan Banjarmasin - Palangkaraya. Karena itu, mereka yang melintasi jalur tersebut bisa beribadah dan beristirahat di Masjid Kubah Kecubung.

Masjid ini juga diharapkan akan menjadi obyek wisata baru bagi kota Palangkaraya, terutama sebagai obyek wisata rohani bagi kaum muslimin yang kebetulan sedang melintas di daerah tersebut ataupun bagi mereka yang penasaran untuk sekedar membuktikan teori bahwa batu kecubung memiliki energi positif untuk meningkatkan daya meditasi, dalam konteks ini tentunya adalah meningkatkan tingkat kekhusu’an sa’at beribadah di dalam masjid berkubah batu kecubung ini, apalagi bagi anda anda pecinta batu kecubung, maklumlah batu kecubungnya tidak sekedar seukuran batu cincin yang menempel di salah satu jari anda tapi batu kecubung yang sangat buesar berupa kubah masjid dan anda sholat di dalamnya.***

---------------

::: Baca juga :::