Monday, November 28, 2011

Masjid Jami Nepal, Masjid di atap dunia

Masjid Jami Nepal dari Arah jalan raya (foto dari flickr)
Masjid Jami Nepal atau Kathmandu Jama Masjid, masjid Hindustan, masjid dia atau Masjid Nepali dan kadang kadang media juga menyebut masjid ini sebagai Masjid Nasional Nepal, meski dengan jelas papan nama masjid ini tertulis “Nepali Jame Masjid”. Sejarah pembangunan awal masjid ini memang dilaksanakan oleh muslim dari India yang berimigrasi ke Nepal beberapa abad yang lalu.

Muslim Hindustani (India) merupakan kelompok muslim kedua yang menetap di Nepal, gelombang pertama muslim yang mukim di Nepal adalah Muslim Khasmiri yang kemudian mendirikan Masjid Kashmiri Taqiya. Kelompok pertama muslim Hindustani masuk ke Nepal semasa kekuasaan Raja Pratap Malla (1641-1674) dari dinasti Malla. Raja mengizinkan mereka menetap dan mendirikan masjid di selatan Masjid Kashmiri Taqiya .

Masjid yang dibangun oleh kelompok pertama Muslim Hindustani ini kemudian terkenal sebagai masjid Hindustani, Masjid India, Masjid Nepali atau Masjid Jami Kathmandu (Kathmandu Jama’ Mosque). Konon masjid ini pertama kali dibangun dengan beraliran syiah (boleh jadi itu sebabnya muslim Hindustani meminta izin kepada raja untuk membangun masjid sendiri terpisah dari Masjid Kashmiri Taqiya yang beraliran Suni). Namun kemudian diubah menjadi masjid Suni oleh Maulana Sargaraz AH Shah (Mufti terahir dari dinasti Mughal semasa Sultan Bahadur Shah Zafar) yang mengungsi ke Kathmandumengiringi kepergian Putri Begum Hazrat Mahal istri dari Nawab Wajid Ali penguasa Begum dari Lucknow berserta putra Mahkota Birjis Qadr).

Baca artikel lengkapnya