Showing posts with label masjid di Pangandaran. Show all posts
Showing posts with label masjid di Pangandaran. Show all posts

Sunday, June 29, 2025

Masjid Ar-Rohman 'Baret Hijau' Pangandaran

Masjid Unik berkubah baret hijau Jenderal TNI di Pangandaran dibangun oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
 
Dibangun Panglima TNI Agus Subiyanto
 
Masjid dengan rancangan unik memiliki kubah berbentuk baret hijau TNI lengkap dengan bintang empat dan lencana Kostrad ini dibangun oleh Panglima TNI Agus Subiyanto di kampung halamannya di Dusun Haurseah, Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, kabupaten Pangandaran provinsi Jawa Barat. Lokasinya berdiri berseberangan dengan lapang Taruna dan SDN 2 Cijulang.
 
Keunikan masjid ini juga terlihat pada bangunan menara tunggalnya yang dibangun dalam bentuk tongkat komando TNI. Masjid yang kini menjadi  kebanggaan warga Pangandaran ini menjadi satu-satunya masjid dengan rancangan seperti ini. Bukan hanya bangunan masjidnya yang membanggakan bagi warga setempat tapi juga pembangunnya yang ternyata adalah putra daerah setempat.
 
Masjid Ar-Rohman (Masjid Baret Hijau)
Desa Cijulang, Kec. Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat 46394
https://maps.app.goo.gl/YweJNe9xPSFLRnuN9
 

 
Masjid ini diberi nama Ar-Rohman oleh pembangunnya mengikuti nama masjid sebelumnya yang sudah ada dilokasi tersebut namun sedikit berada didalam gang dibelakang bangunan bengkel. Di masjid Ar-rohman yang lama itu, Jenderal Agus Subiyanto belajar mengaji dan menunaikan sholat saat beliau masih bersekolah di tingkat dasar. Oleh karena itu, pembangunan masjid ini menjadi simbol perjalanan hidupnya sekaligus penghormatan terhadap tempat yang memiliki makna mendalam baginya.
 
Pembangunan Masjid Ar-Rohman
 
Peletakan batu pertama pembangunan masjid ini dilakukan pada Sabtu 3 Januari 2024 oleh Jenderal TNI Agus Subiyanto, didampingi oleh Ustadz Adi Hidayat. Dan diresmikan bertepatan dengan bulan suci Romadhon pada pada Sabtu, 1 Maret 2025 oleh Panglima TNI Agus Subiyanto dan juga didampingi oleh Ustadz Adi Hidayat, ditandai dengan penandatangan batu prasasti oleh Panglima TNI.
 
Peresmian masjid ini juga dihadiri oleh istri Panglima TNI Evi Sophia Indra Subiyanto dan ibu mertua serta rombongan lainnya, beberapa perwira tinggi TNI, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf. Indra Mardianto Subroto, Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, Tujuh orang Syekh dari Mesir serta warga setempat.

Peresmian Masjid Ar-Rohman Kubah Baret Hijau di Pangandaran oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada tanggal 1 Maret 2025.

Fasilitas dan Kegiatan
 
Upacara peresmian masjid ini dilanjutkan dengan pengajian perdana dan pembagian sembako untuk warga setempat. Ibu-ibu pengajian berduyun-duyung berjalan kaki menuju Masjid Ar Rohman.
 
Berdiri di atas lahan seluas 803 meter persegi, dibangun dua lantai dilengkapi beberapa kamar mandi dan tempat berwudhu serta halaman yang di sekitarnya ditanami pepohonan dan tanaman rumput. Di samping halaman masjid ada taman kecil yang diberi identitas Masjid Ar Rohman.
 
Selain masjid, di kompleks Masjid Ar Rohman juga akan dibangun beberapa fasilitas keagamaan, termasuk madrasah, rumah singgah miniatur Ka'bah, serta kantor. Pembangunan masjid ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 35 miliar. Dengan kehadiran Masjid Ar Rohman, kini Desa Cijulang memiliki dua masjid besar, yakni Masjid Ar Rohman dan Masjid Al Islah yang terletak di depan Bundaran Marlin Cijulang.
 
Metamorfosis Masjid Ar-Rohman Kubah Baret Pangandaran.

Selain sebagai tempat ibadah. masjid ini juga akan menyelenggerakan kajian rutin terbuka untuk masyarakat umum. Dan khusus setelah peresmian selama satu bulan akan ada kajian yang di isi langsung oleh Syeikh dari Mesir. Selanjutnya, sebagaimana disampaikan Panglima TNI nantinya akan ada yang menetap di masjid ini untuk memberikan pengajaran Al-Qur’an dan sebagainya.
 
Filosopi Rancangan
 
Masjid ini sempat menjadi perhatian dan viral di media sosial karena rancangannya yang sangat unik tersebut. Dan ternyata dibalik rancangannya itu tersembunyi beberapa makna filosofis sebagaimana dibacakan oleh Ustadz Adi Hidayat.
 
1. Masjid yang berbentuk baret hijau bintang 4 bermakna persembahan dari abdi Tuhan yang bertugas sebagai abdi bangsa dan negara.
 
2. Bintang 4 bermakna puncak pengabdian sebagai hamba Allah dan abdi negara, juga perlambang komitmen menunaikan empat pokok ajaran Islam (sholat, zakat, puasa, haji).
 
3. Lambang Kostrad dalam baret bermakna komitmen menjadi kesatria yang menjaga bangsa sekaligus manunggal bersama rakyat.
 
4. Jumlah bintang dan lambang (mihrab) bermakna gabungan ikhtiar dan tawakal selama mengabdi di TNI yang puncaknya ingin diridhoi Allah, sekaligus keselarasan Pancasila dengan rukun Islam yang 5.
 
5. Menara masjid berbentuk tongkat komando yang puncaknya berlafadz Allah bermakna ketaatan dan kepatuhan prima kepada sang Pencipta sekalipun telah menjadi seorang Panglima.***

Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
------------------------------------------------------------------
 
Baca Juga
 
Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran
Masjid Agung Ciamis
Masjid Agung Kota Banjar
Masjid Agung Kota Tasikmalaya
 
Rujukan
 
https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-019051357/berapa-biaya-pembangunan-masjid-ar-rohman-baret-hijau-pangandaran-dibangun-panglima-tni-agus-subiyanto   
https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-019114132/masjid-kubah-baret-milik-panglima-tni-itu-bernama-masjid-jami-ar-rohmah-resmi-dibuka-untuk-warga?page=all
https://priangan.tribunnews.com/2025/03/01/melihat-lebih-dekat-masjid-kubah-baret-hijau-bintang-4-di-cijulang-pangandaran 
https://priangan.tribunnews.com/2025/03/01/panglima-tni-resmikan-masjid-kubah-baret-hijau-bintang-4-di-pangandaran-ini-filosofinya

Sunday, March 26, 2017

Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran

Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran. Nuansa Masjid Istiqlal Jakarta sangat terasa dari exteriror masjid ini.

Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu Daerah Otonomi Baru di provinsi Jawa Barat yang disyahkan sebagai Kabupaten berdasarkan UU No.21 tahun 2012. Pangandaran merupakan pemekaran dari Kabupaten Ciamis. Kabupaten ini resmi dimekarkan pada 25 Oktober 2012.

Pangandaran dikenal luas dengan pariwisata pantainya, kini juga makin dikenal dengan kiprah perusahaan penerbangan Susi Air yang bermarkas disana dan bos besar perusahaan tersebut kini menduduki jabatan penting di pemerintahan. Adalah Ibu Susi Pujiastuti yang kini menjabat sebagai menteri kelautan dan perikanan adalah putra daerah asli Pangandaran.

Masjid Besar Al Istiqomah Pangandaran
Pananjung, Kec. Pangandaran, Kab. Ciamis
Jawa Barat 46396. Indonesia



Sebelum Pangandaran menjelma sebagai sebuah Kabupaten, daerah ini sudah memiliki masjid megah kebanggaan masyarakatnya. Dibangun dipusat kota tak jauh dari gerbang masuk ke kawasan wisata pantai Pangandaran disekitar tugu ikan Pangandaran dan juga berseberangan dengan markas besar perusahaan penerbangan Susi Air sekaligus juga kediaman dari Bu Menteri.

Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran namanya, dikenal juga sebagai Masjid Agung Pangandaran dan memang masjid ini merupakan masjid termegah di kabupaten Pangandaran, meskipun kabupaten Pangandaran secara resmi belum memiliki Masjid Agung, adapun Masjid Al-Hikmah yang berada di Pusat Pemerintahan Kabupaten Pangandaran di Kecamatan Parigi, masih berstatus sebagai Masjid Besar, sama dengan Masjid Al-Istiqomah ini.

Gapura pada bagian mihrab masjid ini senada bentuknya dengan gapura di bagian beranda depannya.

Menurut penuturan warga muslim setempat, Masjid Besar Al-Istiqomah ini dibangun di atas lahan wakaf (alm) H Karlan yang merupakan ayah kandung dari Ibu Susi Pudjiastuti. Selain itu, Susi Pudjiastuti juga berperan besar dalam membiayai pembangunan masjid ini. menurut penurut warga muslim disana, ibu menteri bahkan melarang warga untuk meminta minta sumbangan untuk membangun masjid ini.

Di bulan Januari 2017 yang lalu, Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran ini juga digunakan sebagai tempat peringatan satu tahun wafatnya putra pertama Ibu Susi Pudjiastuti, yang bernama Panji Hilmansyah. peringatan tersebut dihadiri oleh keluarga besar ibu Susi Pudjiastuti, Ketua PBNU Pusat (Prof. DR. KH. Said Aqil Siradj), Bupati Pangandaran (H. Jeje Wiradinata), Keluarga Besar Susi Air Pangandaran, para Kepala SKPD Kabupaten Pangandaran, Ketua MUI Kabupaten Pangandaran (H. Otong), Para Alim Ulama Kabupaten Pangandaran dan tamu ratusan undangan lainnya.

Referensi