Showing posts with label masjid di sulawesi Barat. Show all posts
Showing posts with label masjid di sulawesi Barat. Show all posts

Sunday, June 25, 2023

Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa

Masjid Agung Nurul Yaqin kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat [foto: Rahma Tiyah]

Masjid Agung Nurul Yaqin adalah masjid agung kabupaten Mamasa di kabupaten Sulawesi Barat. Lokasinya berada di Jalan Pembangunan Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa provinsi Sulawesi Barat.
 
Berdiri diatas tanah seluas 1500 meter persegi, masjid Agung Nurul Yaqin memiliki sumber ekonomi produktif yakni berupa rumah kos yang terletak di belakang masjid dengan kapasitas kamar kurang lebih 15 kamar. Sumber ekonomi lainnya adalah berupa tenda terowongan yang dipersewakan dan mendatangkan pendapatan bagi keuangan masjid.
 
Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa
Jalan Pembangunan, kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa
Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat 91365
🌏https://goo.gl/maps/XzBqgKeEXP7KC9GL6
 

 
Masjid Agung Nurul Yaqin pertama kali dibangunt ahun 1934 diatas sebidang tanah wakaf, dengan laus 600 meter persegi dan mampu menampung sekitar 1500 jemaah. Dilengkapi dengan Ruang Belajar (TPA/Madrasah), Perlengkapan Pengurusan Jenazah, Koperasi, Perpustakaan, Kantor Sekretariat, Sound System dan Multimedia, Pembangkit Listrik/Genset, Kamar Mandi/WC, Tempat Wudhu, Sarana Ibadah
 
Aktivitas Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa
 
Berbagai aktivitas dilakukan dimasjid ini selain penyelenggaraan sholat wajib lima waktu, sholat jum’at berjamaah, dua sholat hari raya, Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf, Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Menyelenggarakan Pengajian Rutin, Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar, Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam
 
Sebagai masjid agung bagi kabupaten Mamasa, Masjid Agung Nurul Yaqin menjadi pusat Ke-islaman disana, termasuk penyelenggaraan sholat Idul Fitri dan Idul Adha juga pelaksanaan pemotongan hewan qurban di hari raya Idul Adha serta pembagian daging qurban kepada warga sekitar termasuk kepada warga non muslim. Selama bulan suci Ramadhan (bulan puasa) didepan masjid Agung Nurul Yaqin ini ramai dengan tenda tenda kuliner dari para pedagang yang menyediakan aneka rupa takjil dan menu buka puasa.

Interior Masjid Agung Nurul Yaqin Kabupaten Mamasa [foto: Slamet Cahyadi]
 
Sejarah Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa
    
Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa berawal dari masjid kecil di ibokota Kab.mamasa.Masjid ini adalah masjid bersejarah yang dibangun oleh generasi awal penyebar Islam di Kota Mamasa. Diawal abad 19 masyarakat dari luar wilayah mamasa seperti dari bugis dan Duri (Enrekang) menetap diwilayah mamasa untuk berdagang.
 
Tahun 1934 masjid pertama dibangun dengan ukuran yang sangat kecil dan seiring umat Islam di Mamasa semakin bertambah tahun 1980-an direnovasi oleh seorang pengusaha asal Mamasa yang sukses di Bali yaitu H.Zainal Tayyeb dan setelah Mamasa menjadi Kabupaten tahun 2002 maka renovasi masjid kedua dilakukan tahun 2012 dengan bangunan tiga lantai.
 
Kemeriahan Tahun Baru Islam
 
Dalam rangka menyambut tahun baru Islam, masyarakat Mamas memiliki tradisi melakukan pawai obor di malam 1 Muharam, pawai obor tesebut ditahun 2018 diganti dengan pawai lampion berbagai bentuk dan warna menyemarakkan malam tahun baru di Mamasa. Pergantian obor dengan lampion tersebut karena pertimbangan keamanan, mengingat lampion lebih aman dibandingkan dengan penggunaan obor terlebih dalam jumlah massal.

Masjid Agung Mamasa Tempo Dulu [foto: kemenag]
 
Lampion cantik warna-warni hasil kreasi peserta pawai menerangi lorong-lorong dan jalan-jalan protokol kota tersebut. Tradisi tahunan ini berlangsung meriah dan khidmat. Sepanjang jalan, para peserta pawai melantunkan shalawat dan lagu-lagu religius.
 
Tradisi tahunan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram ini dimulai dari depan Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa kemudian menyusuri rute-rute jalan yang ditetapkan panitia hingga mengitari jalan-jalan protokol di tengah Kota Mamasa.  Kegiatan ini menjadi tontonan menarik warga di sepanjang rute yang dilalui peserta pawai. Ratusan polisi terlibat mengamankan jalannya pawai keliling Kota Mamasa tersebut.
 
Rujukan
 
http://simas.kemenag.go.id/index.php/profil/masjid/280681/
https://www.timurterkini.com/berita/berburu-takjil-di-depan-masjid-agung-nurul-yaqin-mamasa/2/
https://sulbar.tribunnews.com/2021/07/21/masjid-agung-nurul-yaqin-mamasa-kurban-18-sapi-50-kg-untuk-warga-non-muslim
https://regional.kompas.com/read/2018/09/11/10392631/pawai-lampion-cantik-sambut-tahun-baru-hijriyah-di-mamasa

Sunday, July 21, 2019

Masjid Agung Ilaykal Mashir Majene – Sulawesi Barat

Tampil menawan dengan warna cerah. Masjid Agung Ilaykal Mashir Majene ini dibangun dua lantai. Ruang sholat utama ditempatkan dilantai dua. Lantai dasarnya digunakan sebagai area berbagai fasilitas pendukung termasuk aula serbaguna.

Masjid Agung Ilaykal Mashir adalah masjid agung kabupaten Majene, provinsi Sulawesi Barat. Masjid agung ini diresmikan Bupati Majene, Kalma Katta, pada hari Jumat, 14 Agustus 2015. Peresmian itu disambut gembira masyarakat mengingat masjid itu dibangun selama tujuh tahun. Peresmian masjid tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Majene, Kalma Katta, pada pukul 10.28 WITA, upacara peresmian itu juga bertepatan dengan ulang tahun kabupaten Majene ke 470.

ikon baru di kota Majene.

Peresmian yang dilaksanakan pada hari Jum’at itu sekaligus meresmikan penggunaan masjid Agung Ilaykal Mashir dimulai dengan sholat jum’at perdana. Terlihat sejumlah pejabat, Bupati Majene, Kalma Katta, Wakil Bupati Fahmi Massiara, Ketua DPRD, Darmansyah, serta masyarakat Majene memadati masjid agung tersebut.

Masjid Agung Ilaykal Mashir Majene
Jl. Gatot Subroto, Pangali-Ali, Banggae
Kabupaten Majene, Sulawesi Barat



Masjid Agung Ilaykal Mashir dibangun dalam gaya arsitektur bangunan masjid modern seperti yang kini menjadi trend pembangunan masjid agung di berbagai daerah di Sulawesi. Bangunan tinggi besar dengan dinding tembok masiv dilengkapi dengan kubah besar di atap nya ditambah dengan beberapa kubah berukuran lebih kecil bewarna senada di masing masing ke empat sudut atap bangunannya.

Warna cerah digunakan untuk ekterior masjid ini sedangkan di interior masjid menggunakan paduan warna putih dan hijau sebagai aksen pemanis. Objek paling menarik di interior masjid Agung Ilaykal Mashir ini adalah Mimbar khutbahnya yang dibuat dalam bentuk yang sangat unik, mengadopsi kearifan lokal masyarakat Majene.

Mimbar Masjid Agung Ilaykal Mashir kabupaten Majene, sangat khas.
Berdiri megah dengan dua lantai, masjid ini adalah salah satu mesjid termegah di Sulawesi Barat. Dibangun di kawasan kompleks perkantoran Pemkab Majene namun dapat diakses dari segala arah dalam kota Majene. Panitia pembangunan mesjid ini diprakarsai dan dipimpin langsung oleh bupati Majene H.Kalma Katta.

Proyek Pembangunan Masjid Agung Ilaykal Mashir

Proyek pembangunan masjid kabupaten Majene dimulai sejak peletakan batu pertamanya tahun 2008. Untuk penyelesaian pembangunannya dibutuhkan dana 30 milyar dengan sumber dana dari APBD kabupaten Majene dan APBD Provinsi Sulawesi Barat secara multiyear. Cukup lama proyek pembangunan masjid ini baru rampung, hingga diresmikan ditahun 2015.

Master plan pembangunannya berupa masjid dua lantai dilengkapi dengan sarana Ibadah modern serta Islamic Centre. Lantai II dikhususkan sebagai tempat sholat, sedangkan lantai I diperuntukkan sekretariat perkantoran lembaga Islam mulai dari MUI, BKMT dan lainnya.
dilantai I juga terdapat aula serbaguna.

Interior Masjid Agung Ilaykal Mashir.
Menurut Kepala Dinas PU Majene, Ir. Adam Yahya, MT, luas lahan Masjid Agung Majene adalah 1,1 Ha, sedang luas bangunannya adalah 0,5 Ha. Sementara luas area parkir dan taman adalah 0,6 Ha. Diperkirakan memiliki daya tampung sebanyak 4.000 jemaah. Sementara di area parkir bila Sholat I’d bisa menampung jamaah 6.000 orang. Sehingga bila ditotal perkiraan daya tampung jemaah bisa mencapai 10.000 orang jemaah di dalam dan diluar masjid.

Pusat Aktivitas Keislamana Kabupaten Majene

Sebagai masjid agung kabupaten Masjid Agung Ilaykal Mashir menjadi pusat dari beragam aktivitas Islam di Kabupaten Majene. Masjid ini menjadi pusat aktivitas peringatan hari hari besar Islam tingkat kabupaten, penyelenggaraan sholat Idul Fitri dan Idul Adha hingga pelepasan dan penyambutan Jemaah haji dari kabupaten Majene.

Setahun setelah diresmikan, pada tanggal 16 Agustus 2016, masjid Agung Ilaykal Mashir menjadi tempat pelepasan keberangkatan 200 calon jemaah Haji Kabupaten Majene 1437 H / 2016 M. Upacara tersebut dihari oleh Bupati Majene Dr H Fahmi Massiara MH, Wakil Bupati Majene H Lukman SPd, MPd, Ketua DPRD Majene Drs. Darmansyah, Wakil Ketua DPRD II Hj Hasbina Arif Saleh S.Sos, MSI, Kasdim 1401 Majene, para SKPD Majene, kepala kementrian agama kab. Majene, Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Majene, Sulawesi Barat, Komisaris Polisi Bambang Haryono S.Sos, seluruh jamaah calon haji dan tamu undangan lainnya.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga