Wednesday, May 4, 2016

Masjid Agung Darussalam Palu

Berlatar belakang perbukitan yang menghijau, Masjid Agung Darussalam Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, hadir melayani jemaah sejak tahun 1978.

Kota Palu adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Tengah. di kota ini telah berdiri bangunan masjid megah yang menjadi masjid agung kota Palu dengan nama Masjid Agung Darussalam Kota Palu. Pembangunan masjid ini merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya Sulawesi Tengah sebagai daerah tingkat satu pada tahun 1964. Tahun 1975, pemerintah daerah, ulama, dan beberapa ormas menggagas pembangunan sebuah masjid yang representatif dengan citra Kota Palu sebagai kota religius. Pembangunan Masjid dimulai tahun 1978 dan baru selesai secara keseluruhan tahun 2000.

Lokasi dan Alamat
Jalan WR Supratman No.15 Palu Barat
Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah


Masjid Agung Darussalam adalah masjid terbesar di Sulawesi Tengah (Sulteng), dengan luas bangunan mencapai 2.500 meter persegi, mampu menampung jamaah hingga 1.200. jamaah. bangunan masjid berlantai dua, ruang sholat utama berada di lantai dua, dilengkapi dengan jejeran anak tangga. Bangunan masjid ini dibangun dengan konsep modern namun minimalis, sepi dari ornamen ornamen baik di dalam maupun di luar masjid.

Bangunan utama masjid berbentuk kubus dengan satu kubah besar di atap masjid ditambah dengan kubah kubah kecil di setiap penjuru atapnya. warna hijau mendominasi warna kubahnya dengan aksen floral bewarna kuning. Di bagian dalam masjid pun tidak menggunakan banyak ornament. Dua belas tiang beton penyangga atap di dalam masjid ini dibiarkan polos tanpa ornamen. sisi bagian dalam kubah di hias dengan lukisan motif floral.

Interior dan Exterior Masjid Agung Darusalam kota Palu

Bagian mihrab masjid juga terlihat minimalis. Mihrab dibedakan dari dinding lainnya dengan penggunaan keramik hitam untuk menutupi bagian pigura relung mihrab. Di sana juga terletak mimbar yang berbentuk tidak terlalu rumit. Tampaknya masjid memang didesain untuk menampilkan kesan bersahaja dan ramah. Bagi sebagian orang, dinamika kegiatan sosial keagamaan yang semarak di lingkungan masjid lebih penting dibandingkan menghias masjid itu sendiri.

Masjid ini juga dapat dikatakan sebagai pemersatu umat karena jamaahnya berasal dari berbagai kecamatan di kota Palu. Selain itu, masjid juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, mulai dari Maulid Akbar, Festival Masjid Nusantara, MTQ, manasik haji untuk tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, pada akhir 2010 lalu digelar zikir akbar “Palu Berzikir” di masjid ini. Selain kegiatan keagamaan, aktivitas sosial kemasyarakatan juga kerap dilaksanakan di area masjid, seperti karnaval, bazar, dan berbagai kegiatan olahraga seperti sepak bola dan pencak silat. Semua itu menjadikan suasana masjid benar-benar hidup.***

------------ooo000ooo------------

Baca Juga