Saturday, March 16, 2013

Masjid Zhenjiao Saksi Maju Mundurnya Kota Shanghai

Masjid Zhenjiao di Shanghai

Jalan Zhongsan, dikenal sebagai jalan tersibuk di distrik Songjiang. Kawasan itu merupakan pusat niaga utama di Shanghai, Cina.

Di jalan itu pula, terselip satu masjid tua yang dibangun pada abad ke-14. Masjid ini merupakan saksi hancur leburnya Shanghai semasa zaman perang, hingga kebangkitan Shanghai di era modern.

Tidak ada yang berubah dari masjid Zhenjiao. Masjid ini masih berfungsi sebagai tempat ibadah. Ketika waktu shalat tiba, Muslim Shanghai meninggalkan sejenak aktivitas lalu berangkat bersama menuju masjid. 

Selesai shalat, masjid tetap ramai. Ada sebagian Muslim yang melanjutkan kegiatannya di dalam masjid seperti membaca Alquran dan mengikuti diskusi atau kajian yang diadakan pihak masjid.

Menurut catatan sejarah, Masjid ini dibangun pada masa Dinasti Yuan (1206-1368) oleh gubernur Zhinzheng (1341-1368), lalu direnovasi pada pasa Dinasti Ming (1368-1644) dan diperluas pada masa Dinasti Qing (1644-1912). Sampai sekarang masjid tetap dijaga keutuhannya oleh Muslim Shanghai dan pemerintah kota, seperti dikutip dari Shanghaidaily.com.

Dari tampilannya, masjid ini memadukan gaya arsitektur khas Cina dan Arab. Itu terlihat dari gerbang depan, atap bangunan berupa pagoda dan menara masjid. Masuk ke dalam, jamaah akan disambut pintu bertuliskan bahasa Arab dan dinding batu besar bertuliskan "Qing Zhen Si" (Masjid dalam bahasa Cina). 

Lebih ke dalam, terdapat makam gubernur yang sempat memerintah daerah ini. Dari sisi interiornya dominan tikar bambu dan karpet wol. 

Sampai hari ini, masjid masih fungsikan. Bahkan menjadi pusat perayaan hari besar Islam. Masjid ini juga berfungsi sebagai museum karena banyak dikunjungi peziarah baik dari kalangan Muslim dan non-Muslim.