Showing posts with label Masjid di kazakstan. Show all posts
Showing posts with label Masjid di kazakstan. Show all posts

Thursday, July 11, 2013

Suasana Tarawih di Great Mosque of Almaty- Kazakhstan

Kota Almaty adalah kota tua bekas ibukota Kazakhstan sejak negara itu masih menjadi bagian dari Uni Soviet hingga merdeka tahun 1991. Almaty yang juga dikenal dengan nama Alma-ata bertahan sebagai ibukota negara hingga tahun 1997 hingga kemudian diindahkan ke ibukota baru di kota baru yang sengaja dibangun sebagai ibukota negara di Astana. Namun hingga kini Almaty menjadi pusat komersial dan perdagangan dengan status kota terbesar di Republik Kazakhstan. 

Mayoritas penduduk Kazakhstan beragama Islam, dan bangunan masjid megah dan besar sudah menjadi lumrah di setiap kota di negara tersebut. Di Almaty terdapat masjid besar bernama Central Mosque Almaty yang merupakan masjid Agung (sentral) bagi kota itu, dulunya masjid ini juga berstatus sebagai masjid negara sebelum dipindahkan ke Masjid Agung Astana di Ibukota negara yang baru. seperti di belahan dunia Islam lainnya, di bulan Ramadhan seperti saat ini, masjid masjid disana penuh sesak oleh jema'ah shalat tarawih. Berikut suasana sholat Tarawih di Masjid Agung Almaty. Cekitdot  yak.



































Monday, May 27, 2013

Kazakstan, Mengubah Kasino Menjadi Masjid

Rencana Masjid Baru Almaty yang dibangun di atas bekas Kasino

Sebuah bangunan masjid berukuran 6000m2 segera akan berdiri di bekas lokasi sebuah Kasino yang selama ini dikenal sebagai Zodiac Casino di pusat kota Almaty, bekas ibukota negara Republik Kazakhstan. Nantinya setelah selesai di lokasi yang tepat di persimpangan jalan Zhandosov dan Rozybakiyev tersebut akan berdiri sebuah masjid modern yang megah dengan kubah besar tunggal dan empat menaranya yang menjulang. 

Proyek pembangunan telah dimulai sejak bulan agustus 2012 dengan pembongkaran gedung bekas kasino tersebut serta penggalian pondasi. Proyek ini rencana-nya akan selesai dan dibuka secara resmi pada bulan April tahun 2014 mendatang, dan menyulap gedung yang selama ini menjadi pusat judi menjadi sebuah masjid baru dan menjadi salah satu pusat Islam di kota tersebut. Meski sejauh ini tidak ada informasi terkait besaran anggaran yang disediakan untuk proyek dimaksud.

Perkembangan pembangunan Masjid baru Almaty, sejak dari pembongkaran gedung kasino hingga penggalian pondasi.
Proyek pembangunan tersebut ditangani oleh Departemen Agama Islam Kazakhstan, Departemen Arsitektur dan Departemen Perencanaan Tata Kota Almaty. Rancangan Masjid ini Melihat gambar ilustrasi rancangannya, bentuk masjid tersebut didasarkan kepada seni arsitektural wilayah kaukasus yang mendominasi masjid masjid di Kazakstan dan negara negara kaukasus lainnya. Ditandai dengan kubah besar yang diletakkan di atas sebuah tabung dan menara menara tinggi yang ramping berdenah persegi delapan. 

Belum lama ini kota Almaty baru meresmikan empat masjid megah berukuran besar dengan kapasitas rata rata 3000 jemaah untuk memenuhi kebutuhan muslim setempat. Masjid baru ini akan menambah jumlah masjid di kota tersebut yang sebelumnya sudah ada setidaknya 34 masjid besar dan megah. 


Wednesday, November 7, 2012

Masjid Hazrat Sultan, Astana – Kazakhstan

Masjid Hazrat Sultan, Astana – Kazakhstan (telegraph.co.uk)

Masjid megah satu ini bernama Masjid Hazrat Sultan, berada di kota Astana, ibukota baru bagi Negara Kazakhstan setelah sebelumnya beribukota di Almaty. Masjid Hazrat Sultan ini dibangun dengan kapasitas hingga 5000 jemaah sekaligus menjadikannya sebagai salah satu masjid terbesar di kawasan asia tengah. Pembangunan masjid ini dilaksanakan untuk memperingati 14 tahun pindahnya ibukota Kazakhstan ke Astana

Masjid Hazrat Sultan dibangun di atas lahan seluas 27 Acre atau 10.9 hektar atau setara dengan 11 kali lapangan sepakbola ukuran terluas. Peresmian masjid ini dilakukan langsung oleh presiden Kazakhstan, Nur-Sultan Nazarbayev pada hari Jum’at 6 Juli 2012 lalu. Presiden Nur-Sultan menduduki jabatan presiden Kazakhstan sejak Negara tersebut merdeka dari Uni Soviet tahun 1991, beliau yang kemudian memindahkan Ibukota Negara ke Astana dari Almaty di bulan Juli tahun 1998. 

 

Astana, yang kini menjadi ibukota Negara Kazakhstan sebelumnya tak lebih dari kawasan padang yang luas. Presiden Nur-Sultan yang kemudian merubah kawasan ini menjadi sebuah kota, gedung gedung menjulang ke langit setiap tahun menggantikan padang luas yang sebelumnya eksis disana termasuk pembangunan masjid Hazrat Sultan ini. 

Pembangunan masjid ini sempat memakan korban jiwa ketika terjadi kebakaran hebat di dalam masjid yang sedang dibangun ini. Di bulan Januari 2012 api menghanguskan bagian kubah dan area utama masjid ini yang sedang dalam tahap penyelesaian ahir, di duga api berasal dari percikan api las dari seorang pekerja yang menjadi korban dalam kebakaran tersebut.***