Showing posts with label masjid di kotawaringin timur. Show all posts
Showing posts with label masjid di kotawaringin timur. Show all posts

Sunday, October 29, 2017

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit – Kalimantan Tengah

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit merupakan sebagai masjid terbesar di kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Sampit merupakan ibukota kabupaten Kota Waringin Timur (KOTIM) propinsi Kalimantan Tengah (KALTENG). Wilayah yang pernah tercabik cabik oleh pertikaian berbau SARA beberapa waktu lalu. Kini kota Sampit dan Kabupaten Kotim sedang menggeliat dalam proses percepatan pembangunan, salah satunya pembangunan Masjid Raya Islamic Center Sampit yang tidak saja menjadi pusat pengembangan Islam tapi bangunannya sendiri menjadi ikon baru bagi kota Sampit.

Lokasi Masjid Raya Sampit

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit terletak di Jalan Sudirman KM 3.2 Sampit, Kabupaten Kota Waringin Timur, Propinsi Kalimantan Tengah. Lokasi Masjid agung ini berada di sekitar bundaran tugu peringatan tragedi tampit tahun 2000 silam. Tugu peringatan tragedi sampit di bundaran ini dibuat oleh suku Dayak dari kayu ulin yg diukir dan ditempatkan di tengah bundaran Jalan Jendral Sudirman yang menghubungkan Sampit Dengan Pangkalan Bun.

Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit
Jl. Jenderal Sudirman Km. 3.2, Mentawa Baru Hulu
Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur
Kalimantan Tengah 74312, Indonesia
Koordinat geografi 2° 32' 12.01" S  112° 54' 45.63" E



Pembangunan Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit

Pembangunan Masjid Raya ini diharapkan bisa menampung atau menjadi pusat pendidikan agama Islam bagi masyarakat Kotim. Karena sesuai program Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit sebagai wadah belajar bagi umat muslim di Kotim. Sebagaimana disampaikan oleh bupati Kotim Drs HM Wahyudi K Anwar.

Masjid Raya Sampit mulai dibangun pada tahun 2004 dimasa pemerintahan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah (Kalteng) Drs HM Wahyudi K Anwar. Dan diresmikan sendiri oleh beliau pada hari jumat 24 September 2010 di ahir masa jabatannya meskipun bangunan masjid ini belum selesai keseluruhan proses pembangunannanya.  Dalam acara peresmian Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit tersebut turut dimeriahkan oleh KH Zainudin MZ dan AA Gym serta penyanyi relegius Sulis.

Sampai tahun 2010 saat diresmikan proyek pembangunan masjid ini sudah menghabiskan dana sekitar 40 milyar rupiah. Dan masih membutuhkan dana tambahan lagi sekitar 8 milyar rupiah dari APBD Kotim tahun anggaran 2011 untuk menyelesaikan pembangunannya termasuk penambahan 2 tempat wudhu, pemasangan kusen jendela dan pintu yang di datangkan dari Jepara, Kaligrafi dan pengecatan. Proses tersebut mulai dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus dan selesai pada tangga 23 Desember 2011.

Referensi


Baca Juga


Sunday, August 6, 2017

Masjid Kota Madinah Al Mubarokah Sampit

Patung ikan Jelawat di taman Jelawat di tepian sungai Mentaya kota Sampit dengan latar belakang Masjid Madinah Al-Mubarokah atau biasa disebut Masjidkota. (pict from IG @kota_sampit)

Tempat keren satu ini adalah Patung Ikan Jelawat yang merupakan aikon kota Sampit ibukota kabupaten Kotawaringin Timur provinsi Kalimantan Tengah. lokasinya berada di tepian sungai Mentaya di pusat keramaian kota Sampit. Lokasi yang nyaman untuk hang out, ditambah lagi dekat dengan masjid yang kelihatan di latar belakangnya itu.
.
Masjid di dekat patung ikan jelawat ini aslinya bernama Masjid Al-Madinatul Mubarokah sebagaimana tertulis dalam aksara arab di tembok depan masjid ini. Namun lebih dikenal masyarakat luas dengan sebutan “Masjid Pelabuhan” karena memang dekat dengan pelabuhan atau “Masjid Kota” karena letaknya yang ditengah kota atau “Masjid Pasar” juga karena lokasinya yang berada di pasar kota Sampit. Masjid ini diresmikan tahun 2000.

Masjid Al Madinatul Mubarokah
Mentawa Baru Hulu, Mentawa Baru/Ketapan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 74312, Indonesia



Masjid ini memang unik, seperti bangunan ruko yang panjang berlantai tiga, lantai dasarnya merupakan kios kios para pedagang pasar, dan masjid ini berada di lantai atasnya. akses menuju ke masjid ini melalui tangga sisi selatan atau ujung bangunan ruko yang mengarah ke tugu ikan jelawat di taman jelawat.

lokasinya memang sangat strategis dan tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum muslimin yang sedang berada disekitar pusat kota Sampit, baik yang sedang berwisata di taman jelawat ataupun yang sedang belanja di pasar juga bagi yang sedang berada disekitar pelabuhan Sampit.

Tradisi Tajil Romadhon

Seperti masjid masjid besar di Indonesia lainnya, Masjid Kota ini juga menyediakan tajil gratis bagi para Jemaah di masjid ini. Di bulan suci Romadhon masjid ini tak pernah sepi dari Jemaah baik siang dan malam. Aktivitas itu sudah menjadi pemandangan biasa di Masjid Kota saat siang hari di bulan ramadan. Ditambah lagi lokasi masjid yang sangat strategis karena berdekatan dengan Pusat Perbelanjaan Mentaya dan Ikon Patung Jelawat.

Masjid Madinah Al-Mubarokah (Masjid Kota) di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantang Tengah.

Bubur ayam khas Banjar dengan campuran bumbu spesial yang banyak dicari masyarakat Sampit merupakan menu andalan dan khas dari Masjid Kota di Sampit ini. Di lantai paling atas masjid tersebut pengurus masjid mempersiapkan menu bubur ayam khas Banjar. baik aktivitas memasak hingga menghidangkan menu khas tersebut.

Jumlah bubur ayam yang disediakan di masjid ini mencapai ratusan porsi secara gratis. Selain itu juga ada pelangkap yakni takjil lainnya, seperti kurma dan kue. Untuk minumannya sendiri teh hangat. Minimal seratus porsi yang disediakan pengurus di masjid ini.  Karena bubur tersebut dibuat khusus selama bulan suci Ramadan. Sehingga masyarakat selalu berdatangan untuk memburu bubur tersebut sebagai menu untuk berbuka puasa.***

Referensi

borneopages.blogspot.co.id  - mendadak masjid sampit

Baca Juga