Tuesday, January 1, 2013

Masjid Al-Noor, Megah di Gemerlapnya Kota Sharjah

Masjid Al-Noor di kota Sharjah, Uni Emirat Arab (foto dari khaleejtimes.com)

Sharjah adalah salah satu dari tujuh wilayah Ke-Emiran yang membentuk Uni Emirat Arab. Ke-Emiran Sharjah beribukota di kota metropolitan Sharjah yang merupakan kota terbesar dan terpadat ketiga di seluruh negara Uni Emirat Arab. Ke-Emiran Sharjah merupakan wilayah monarki konstitusional dipimpin oleh oleh seorang Emir dari dinasti Al-Qasimi. Emir Sharjah saat ini adalah Sultan bin Mohamed Al-Qasimi sejak tahun 1972.

Wilayah ke-Emiran Sharjah meliputi wilayah kota kota metropolitan Sharjah ditambah dengan beberapa wilayah Exclave termasuk Exclave Kalba, DIbba Al-Hisn dan Khor Fakkan. Wilayah Ke-Emiran Sharjah yang paling menarik ada di Exclave Nahwa, wilayah kecil milik Sharjah yang berada di tengah tengah exclave Madha milik kesultanan Oman yang berada ditengah tengah wilayah Fujairah, Uni Emirat Arab. (tentang Madha dan Nahwa, selengkapnya baca disini)

Masjid Al-Noor Megah di kawasan Kurnis Buhariah, kota Sharjah (gulfnews.com)
Dan sebuah prestasi diraih oleh kota metropolitan Sharjah, ditahun 2008 lalu kota ini terpilih oleh UNESCO sebagai ibukota budaya dunia arab, harap maklum, tak tanggung tanggung kota ini memiliki 17 museum menjadikannya sebagai tempat terbaik untuk mempelajari budaya dan sejarah Uni Emirat Arab.

Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah kota Jeddah dengan membangun dan mengembangan kawasan kurnis Jeddah ditepian laut merah, kota Sharjah pun tak ketinggalan dengan mengembangkan Kurnis di kawasan Buhairah. Kurnis Buhairah ini kini menjelma menjadi kawasan pemukiman, bisnis dan rekreasi yang luar biasa.

Masjid Al-Noor dalam kemilai keindahan festival lampu di kota Sharjah (foto dari thenational.ae)
Seperti halnya kota kota di dunia arab lainnya kota Sharjah juga bertabur masjid masjid megah. Di kota Sharjah ini setidaknya terdapat 600 masjid, 300 ratus diantara berada di jantung kota Sharjah. Salah satu dari 300 masjid tersebut adalah Masjid Al-Noor ini.

Masjid Al-Noor ini merupakan salah satu masjid terbesar di kota Sharjah, bersama dua masjid besar lainnya yakni Raja Faisal dan Masjid Al-Maghfiroh. Masjid Al-Noor ini menjadi begitu terkenal karena lokasinya yang berada ditepian laguna Khalid  di Kurnis Buhairah membuatnya begitu indah dipandang dari arah laut ditambah dengan arsitekturalnya yang sangat menawan.

Masjid Al-Noor dipandang dari arah laut (foto dari placesonline.com)
Memadukan arsitektural Usmaniyah dan rancangan masjid modern. Arsitektural luar masjid ini memang memiliki kemiripan dengan masjid biru (masjid Sultan Ahmed ) di kota Istambul, Turki. Masjid megah ini terbuka untuk kunjungan umum termasuk para expatriate setiap hari senin pukul 10 pagi.

Kubah utama masjid ini dikelilingi dengan bentuk setengah kubah yang menempel ke kubah utama ditambah dengan puluhan kubah lainnya. Dua menara tinggi mengapit bangunan utama. Menara masjid ini memadukan arsitektural menara Usmaniyah yang tinggi dengan ukung lancip seperti pensil. Namun sentuhan Arabia sangat kental pada ekterior maupun interior masjid ini.

Pembangunan Masjid Al-Noor ini dimulai pada tanggal 6 April 2003 lalu dan selesai dibangun selama dua tahun. Bangunan utamanya dilengkapi dengan ruang sholat khusus bagi jemaah wanita yang mampu menampung 400 jemaah wanita. Sedangkan ruang sholat utamanya untuk jemaah pria mampu menampung hingga 2200 jemaah sekaligus.***

::: Baca juga :::