Showing posts with label Masjid di Nusatenggara Timur. Show all posts
Showing posts with label Masjid di Nusatenggara Timur. Show all posts

Sunday, December 31, 2017

Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua

Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua

Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua adalah Masjid Agung Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur, lokasinya berada di Kota Kecamatan Atambua, ibukota Kabupaten Belu, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Timur Leste.

Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua ini dibangun pada tahun 1980 di atas lahan wakaf seluas 3590 meter persegi, dengan luas bangunan 391 meter persegi, terdaftar di simas kemenag dengan nomor ID masjid 01.2.19.04.10.000001

Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua
Jl. Soekarno Atambua, Kec. Atambua Barat
Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur
Indonesia



Mesjid Agung Al-Mujahidin Atambua merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur dan menjadi pusat aktivitas ke Islaman di kabupaten Belu, seperti pelaksanaan sholat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha serta pelepasan dan penyambutan Jemaah haji kabupaten belu.

Perayaan hari hari besar Islam juga di pusatkan di masjid ini seperti perayaan tahun baru Islam yang dimeriahkan dengan acara jalan santai yang dimulai dari dan berahir di halaman masjid ini. .***

-------------------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
-------------------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga



Saturday, December 30, 2017

Masjid Agung Al Fatah Kalabahi

Masjid Agung Al-Fatah Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur

Masjid Agung Al-Fatah adalah masjid agung kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Lokasinya berada di Jl. RA.Martini Teluk Mutiara Kalabahi. Kalabahi merupakan kota kecamatan ibukota Kabupaten Alor, di pulau Alor yang merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang berhadapan langsung dengan negara Timur Leste.

Berdasarkan data dari simas kemenag Masjid ini pertama kali dibangun tahun 1916. Luas bangunan masjidnya adalah 349 meter persegi dibangun di atas lahan wakaf seluas 1396 meter persegi dan berdaya tampung sekitar 800 jemaah, dengan nomor ID masjid 01.2.19.05.01.000001.

Masjid Agung Al Fatah
Jl. R. A. Kartini, Kalabahi
Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur
Indonesia



Masjid Agung Ak-Fatah Kalabahi ini berada di pertigaan ruas jalan R.A. Kartini dan Jalan D.I Panjaitan. Gerbang utama masjid menghadap ke jalan R.A. Kartini. merujuk kepada data kementrian agama RI yang menyebutkan bahwa masjid ini pertam kali dibangun tahun 1916, menunjukkan bahwa masjid Agung Al-Fatah Kalabahi termasuk masjid tua, di Nusa Tenggara.

Bangunan masjid yang cukup besar dan megah meski tanpa menara. Foto foto di google maps bulan Nopember 2017 menunjukkan bangunan masjid ini masih dalam tahap penyelesaian ahir proses renovasinya.***

-------------------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
-------------------------------------------------------------------------------

Referensi


Baca Juga



Friday, June 24, 2016

Masjid Wuring Gaung Syiar Islam di Flores

Masjid Wuring diatara rumah rumah penduduk (panoramio)

Wuring adalah nama sebuah desa kecil di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka di pulau Flores/ Merupakan desa nelayah yang berjarak sekitar 5 kilometer dari kota Maumere. Desa Wuring sangat terkenal dengan rumah-rumah panggungnya. Di desa wuring berdiri sebuah masjid tua benama Masjid Ar-Rahmat Hanya beberapa meter dari pelabuhan, Masjid ini satu satunya masjid yang ada di desa Wuring dan menjadi tumpuan bagi sekitar 4 ribu warga muslim di desa tersebut.

Masjid Ar-Rahmat Wuring
Desa Wuring, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka
Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Koordinat 8° 36' 3.68" S  122° 12' 8.38" E


Masjid Wuring pertama kali dibangun oleh Haji Pijung sekitar tahun 1800, Haji Pijung merupakan perantau dari Sulawesi Selatan sudah lama tinggal di Wuring bersama dengan para perantau dari suku Bajo, Bugis, dan Buton yang selain menjadi nelayan dan pedagang juga menyebarkan agama Islam di Kabupaten Sikka. Bangunan awal yang dibangun Haji Pijung merupakan sebuah Langgar (Mushola) yang menjadi cikal bakal Masjid Ar-Rahmat Wuring. Bangunan berukuran 10x10 meter dengan atap dari daun kelapa dan tiang penyangganya menggunakan kayu glondongan.

Masjid ini telah beberapa kali mengalami pemugaran. Pemugaran pertama dilakukan tahun 1940 dengan mengganti dindingnya dengan dinding tembok permanen dan atap daunnya diganti dengan atap seng. Ukuran masjid diperluas tahun 1987 dengan menambahkan bangunan aula dibelakang masjid, mengubah ukuran masjid menjadi 17 meter baik panjang maupun lebarnya.

Masjid Ar-Rahmat, Nama Masjid ini, namun karena berada di Kampung Wuring maka lebih dikenal dengan nama Masjid Wuring.

Perbaikan terhadap masjid ini dilakukan paska gemba yang melanda daerah tersebut di tahun 1992. Meski tak merusak struktur bangunan, gempa tersebut telah merusak kubah masjid. Paska gempa kubah bulat tersebut diganti dengan atap limas seperti yang terlihat saat ini. Dan lantai masjid kemudian ditinggikan sekitar 30 cm karea air laut yang sering naik. Saat bencana gempa tersebut, masjid ini menjadi tempat pengungsian warga setempat karena Masjid ini satu-satunya tempat yang masih lancar pasokan air bersihnya dan listriknya tidak padam akibat gempa.

Renovasi kembali dilakukan di tahun 2007 dengan menambahkan empat buah tiang cor pada tiang penyangga masjid. Meski telah beberapa kali mengalami renovasi, desain bangunan masjid ini tetap sama seperti dulu. Sisa bangunan lama masih terlihat pada bagian jendela yang bercorak art deco era tahun 40-an hanya kacanya yang sudah diganti. Sumur di dalam areal shalat di shaf perempuan yang dulu dipakai mengambil air wudhu juga ditutup.

Selalu Dikunjungi


Kini Masjid Wuring melayani sekitar 4 ribu penduduk muslim desa Wuring dan mampu menampung lebih kurang 1.000 jamaah setiap shalat Jumat. Masjid ini menjadi satu-satunya tempat beribadah saat Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Bulan Ramadhan, ibadah sholat Jumat, dan kegiatan ibadah lainnya. Setiap sebulan sekali diadakan kegiatan rutin di Masjid AR Rahmat ini. Misalnya kegiatan pembinaan kerohanian untuk pemuda-pemudi Desa Wuring. Masjid ini juga sering dikunjungi oleh umat muslim dari kabupaten lain di NTT. Kini Masjid Ar-Rahmat mempunyai 1 imam dan 3 wakil imam serta 2 muadzin.

---------------------

Baca Juga