Monday, September 10, 2012

Masjid Bernuansa Tionghoa Bakal Hadir di Medan


Ketua YPITI Sumut, M.Ali Chandra foto bersama dengan Pelindung YPITI, Letjen TNI (Purn) H. AY Nasution, dan Letkol Inf. Drs.Fahmi Tambunan, MM, H.Agustono Gunawan, H.Gusli Tambunan, SH, MHum, Johan Brien, SE.SH, MM, MBA, Ustadz Junaidi, Zainuddin dan Risvande Lubis. Sebagaimana rencana, pembangunan masjid bernuansa Tionghoa dan Septi Home dibangun di Jalan Medan - Binjai dengan luas sekiitar 8.000 M2.
Medan, (Analisa). Pembangunan mesjid bernuansa Tionghoa dan Septi Home yang akan dibangun di Jalan Medan - Binjai dengan luas sekiitar 8.000 M2. "Pembangunan masjid ini dimaksudkan bukan untuk gagah-gagahan atau mengimbangi sejumlah provinsi lain yang sudah berdiri sebelumnya. Namun untuk syiar Agama Islam dan melakukan pengembangan pendidikan Islam bagi masyarakat Tionghoa Muslim di daerah ini, ujar Ketua dan Pembina Yayasan Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (YPITI) Sumut, M.Ali Chandra dan Letkol Inf Drs. Fahmi Tambunan, MM, seusai rapat pembentukan panitia pembangunan mesjid bernuansa Tionghoa di Medan belum lama ini.

Menurut Ali Chandra, sebagaimana press relis diterima Analisa, Minggu (9/9) pengembangan Tionghoa Islam di Sumut dewasa ini masih jauh dari harapan dan ke depan harus ditingkatkan secara maksimal. Karena Tionghoa muslim di Sumut sejak belasan tahun lalu seperti anak ayam kehilangan induk. Sementara saat itu tak satupun tokoh masyarakat Tionghoa Islam di Sumut yang mau memajukan kembali wadah Tionghoa Islam tersebut.

"Baru dua tahun ini PITI Sumut menggeliat kembali setelah saya bersama sejumlah pengurus lainnya mengembangkannya dengan hati ikhlas ke sejumlah kabupaten/kota di Sumut," ujar Ali Chandra yang juga Ketua DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumut dan Zainuddin.

Kita, lanjut Sekretaris Panitia, H. Agustono Gunawan dan Ketua Bidang Dana, Johan Brien, SE, SH, MM, MBA, sudah menyepakati bahwa mesjid bernuansa Tionghoa yang nantinya dibangun menyerupai bangunan mesjid tertua di Sing Chiang, China.

"Sedangkan Septi Home nantinya untuk pembinaan orang Tionghoa yang ingin memeluk Agama Islam. Setelah mereka mengetahui dasar-dasar Agama Islam, barulah mereka disyahadatkan, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan Islam yang benar," ujar Agustono dan Sumiati Siregar seraya menambahkan bahwa keberadaan Mesjid bernuansa Tionghoa dan septi home nantinya bisa sebagai wisata relegius yang nantinya dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik.

Sementara Fahmi Tambunan mengatakan, mesjid bernuansa Tionghoa dan septi home dibangun dengan niat dan hati yang ikhlas. "Kami sangat mengharapkan kepada Allah SWT agar dapat meridhoi niat kami yang tulus ini," harap Fahmi Tambunan.

Susunan panitia pembangunan mesjid bernuansa Tionghoa Yayasan PITI Sumut diantaranya Pelindung, Letjen (Purn) H. AY Nasution, yang juga Bakal Calon Gubsu priode 2013-2018, Pembina, Letkol Inf. Drs. Fahmi Tambunan, MM, Zainuddin, H. Gusli Tambunan, SH. Mhum, Ketua, M.Ali Chandra, Wakil Ketua, Ustadz Junaidi, Sekretaris, H.Agustono Gunawan, Wakil Sekretaris, Hj.Fauzia, SH, MH, Bendahara, Isnalia, Wakil Bendahara, Waty, Bidang Dana, Johan Brien, SE, SH, MM, MBA dan Humas Risvande Lubis.