Friday, June 29, 2012

Yordania Cemas Kesepakatan Israel-Vatikan


Zionis Bangun Museum dekat Masjid Aqsha Ummat Islam diminta waspadai aksi Zionis meng-Yahudikan wilayah di sekitar masjidil Aqsha

Departemen Luar Negeri Yordania mengungkapkan kecemasan Yordania atas berita baru-baru ini tentang perundingan yang terjadi antara Vatikan dan entitas Zionis Israel untuk menandatangani kesepakatan yang mengatus hak-hak dan urusan tempat-tempat suci Kristen di kota suci al Quds.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Yordania, Shabah Rafi’i, dalam pernyataan pers hari Rabu (27/06/2012), mengatakan bahwa Menlu Yordania Nasher Jauda telah memanggil Dubes Tahta Suci Vatikan di Amman dua hari yang lalu. Menlu Yordan mengungkapkan kepada dubes Vatikan tentang kecemasan Yordania terhadap perundingan tersebut.

“Menlu Jauda telah menyampaikan kepada dubes Vatikan bahwa kesepakatan yang akan ditandatangani antara Vatikan dan entitas Zionis Israel terkait masalah pajak dan harta milik geereja bisa ditafsirkan bahwa itu adalah pengakuan secara implisit dari Vatikan akan kedaulatan Zionis atas al Quds Timur,” ujar Shabah dikutip Information Palestine Centre (PIC).

Shabah menyatakan bahwa Departemen Luar Negeri Yordania telah meminta dari dubes Vatikan agar menyampaikan rincian draf perjanjian secara kepada Yordania. Dia menegaskan sikap Yordania yang menolak setiap langkah yang menyerang identitas al Quds Timur sebagai tanah pendudukan.

Pusat Yahudi di Masjid Al-Aqsha

Sementara itu, Yayasan wakaf dan warisan al-Aqsha (AFEH) mengungkapkan, penjajah Zionis telah menyetujui pendanaan sekitar empat juta shekel (lebih dari US$1 juta) untuk membangun sebuah pusat Yahudi.

Tempat itu akan dinamakan museum audio visual dan dibangun di pintu masuk Wadi Hilweh, hanya beberapa meter dari selatan Masjid al-Aqsha. Yayasan tersebut menambahkan, tempat itu juga akan membangun sebuah sumur dengan kedalaman tujuh meter.

Seperti Sahabatalaqsha.com, museum akan terhubung dengan jaringan terowongan yang digali penjajah Zionis di bawah Masjid al-Aqsha.

Proyek ini merupakan bagian dari rencana pembangunan tujuh bangunan ‘Talmudik’ Yahudi di sekitar masjid al-Aqsha. Penjajah Zionis telah melakukan penggalian yang luas untuk membangun museum itu.

Disebutkan juga bahwa Zionis ‘Israel’ mencegah kru dari yayasan untuk mengunjungi wilayah itu selama kunjungan lapangan mereka. Penjajah Zionis beralasan daerah itu bukan area publik.

Yayasan Wakaf al-Aqsha memperingatkan ummat Islam agar mewaspadai peningkatan rencana dan aksi Zionis untuk meng-Yahudikan wilayah di sekitar masjid al-Aqsha.*