Friday, June 17, 2016

Masjid Cheng Hoo Kutai Kartanegara

Bangunan utamanya berbentuk bangunan masjid biasa, hanya saja warna dan ornamennya mayoritas menggunakan warna merah seperti bangunan kelenteng.

Masjid Muhammad Cheng Hoo atau dikenal Masjid Cheng Hoo juga ada di Kalimantan Timur (Kaltim). Masjid ini beralamat di pinggir jalan poros Balikpapan-Samarinda, KM 20, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Jika dari Balikpapan, letaknya di sebelah kiri jalan. Masjid Cheng Hoo Kukar menjadi destinasi bagi para musafir untuk beristirahat kala lelah datang. Lokasinya strategis, ditambah lagi area parkir yang luas, lingkungan masjid yang bersih serta berada di ketinggian, membawa rasa nyaman dengan angin sepoi-sepoinya. 

Corak warnanya sebagaimana Masjid Cheng Hoo yang memang banyak tersebar di Indonesia, yaitu perpaduan merah-kuning-hijau. Begitu pula dengan ornamen dan arsitektur indoor dan outdoor-nya. Yang agak berbeda, Masjid Cheng Hoo Kukar ini kubahnya tidak berkhas bangunan China, seperti Masjid Cheng Hoo di Surabaya. Kubahnya seperti halnya kubah masjid ‘biasa’. Bisa dikatakan, Masjid Cheng Hoo Kukar perpaduan antara arsitektur China dan Indonesia.

Jl. Soekarno-Hatta Poros Balikpapan-Samarinda, KM 20
Dusun Tani Maju, Desa Batuah RT 7 No. 11
Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)
Propinsi Kalimantan Timur - Indonesia


Dalam laman humas.kutaikartanegarakab.go.id disebutkan, Masjid Cheng Hoo Kukar dibangun pada tahun 2006 dan selesai tahun 2007. Tanah bangunan masjidnya merupakan hasil swadaya dari masyarakat Batuah serta hibah dari Wili Susanto. Khusus untuk bangunan masjid merupakan bantuan dari H Muhammad Jos Soetomo, yang juga pembina masjid tersebut.

Adapun papan namanya bantuan dari Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, sedangkan pagar merupakan bantuan sosial dari Pemkab Kukar. Masjid ini diresmikan oleh Wakil Bupati Kukar HM Guhfron Yusuf, mewakili Bupati Kukar Rita Widyasari, pada Ahad 9 September 2012.

Gerbang masjid Cheng Ho Kukar

Tradisi Ramadhan

Selama Bulan Suci Ramadhan, setiap hari, warga bergantian menyumbangkan makanan untuk buka puasa ke Masjid Cheng Hoo Kukar sebanyak 300 porsi makanan. Sudah berlangsung sejak 2012 dan menu yang tersaji di masjid ini berbeda setiap hari. Selain menyajikan hidangan berbuka berupa makanan ringan seperti buah, juga menyediakan hidangan santap malam bagi para jamaah. Setiap hari sekitar 250 orang berbuka di masjid ini. 

Setiap hari, warga bergantian menyumbangkan bukaan puasa ke Masjid Cheng Hoo Kukar. Warga yang mampu, biasanya sendirian saja membiayai buka bersama itu. Terkadang juga ada warga yang berkelompok menyumbang. Antuasias warga sangat besar dalam menyediakan makanan bagi jamaah yang berbuka puasa. Menu yang tersaji di masjid ini berbeda setiap hari. Mulai dari rawon, soto, sate, ayam bakar, ayam goreng, dan berbagai masakan lainnya. Semua disiapkan untuk menjamu para jamaah dan musafir yang hendak berbuka.***