Sunday, January 29, 2017

Masjid Agung Nurul Ma’mur Aceh Singkil

Masjid Agung Aceh Singkil 

Kompetensi menjadi dasar profesionalisme, apalagi kompetensi bagi seorang calon pemimpin daerah sudah barang tentu sangat menentukan kemajuan daerah yang dipimpinnya. Hal yang sangat menarik di Provinsi Daerah Istimewa Nangroe Aceh Darussalam, salah satu Kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh calon kepala daerah di propinsi paling utara pulau Sumatera ini adalah kemampuan membaca Kitab Suci Al-Qur’an.

Masjid Agung Nurul Ma’mur di Kabupaten Aceh Singkil ini menjadi saksi pelaksanaan tes kompetensi Baca Al-Qur’an bagi empat pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Aceh Singkil yang diselengggarakan pada tangga; 27 September 2016 diselenggarakan oleh Komiisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Singkil.

Layaknya Lomba MTQ, dalam acara tes kemampuan membaca Al-Qur’an ini juga dihadirkan tim penguji dari MPU, Kementrian Agama dan LPTQ Kabupaten Aceh Singkil, sedangkan Imam Masjid Agung Nurul Ma’mur bertindak sebagai Panitera. Acara tersebut dihadiri oleh Unsur Forkopimda, KIP Aceh Singkil, Panwaslih Aceh Singkil, Kadis Syariat Islam, Pengurus Partai pengusung dan tim sukses masing-masing calon, serta ratusan pengunjung dari kalangan simpatisan dan masyarakat setempat.


Hajatan seperti ini hanya terjadi di Aceh sebagai salah satu Keistimewaan dari provinsi Serambi Mekah tersebut. Kemampuan membaca kitab suci Al-Qur’an merupakan kompetensi mendasar yang harus dimiliki oleh para calon pimpinan daerah di provinsi N.A.D. Hasil tes tersebut yang menentukan mereka layak untuk mengikuti Pilkada atau tidak, apabila dinyatakan tidak mampu uji baca Alquran, maka di­nyatakan gugur. Parpol pendukung dapat mengganti dengan calon yang lain dalam periode penggantian dan perbaikan yang disediakan.

Masjid Agung Nurul Ma’mur adalah Masjid Agung Kabupaten Aceh Singkil provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Lokasinya berada di Jalan Bahari, Desa Pulo Sarok kecamatan Singkil, kabupaten Aceh Singkil, Nagroe Aceh Darussalam. Dibangun tahun 2000 di atas lahan wakaf seluas 10 ribu meter persegi dengan luas bangunan 100 meter persegi dan mampu menampung hingga 1500 jemaah sekaligus.

Sebagai masjid Agung kabupaten, masjid Agung Nurul Ma’mur ini menjadi pusat aktivitas ke-islaman tingkat kabupaten Aceh Singkil termasuk pelaksanaan peringatan hari hari besar Islam, pelepasan dan penyambutan Jemaah haji hingga pelaksanaan zikir bersama peringatan bencana Tsunami Aceh yang dihadiri pejabat kabupaten dan jajarannya serta masyarakat muslim setempat.***