Saturday, December 24, 2016

Masjid Islamic Centre Dr. H. Moeldoko

Masjid Islamic Center ini merupakan impian dari Pak Moeldoko sejak lama dan beliau wujudkan dengan memulai peletakan batu pertama pembangunannya pada saat beliau masih menjabat sebagai Panglima TNI.

Masjid megah yang masih gres ini bernama Masjid Islamic Center Dr. H. Moeldoko. Nama masjid yang sama sekali tak berarima arab seperti kebanyakan nama masjid yang biasa dikenal, nama masjid ini memang dinamai sesuai dengan nama pembangunannya yakni, Jendral TNI (Pur) Dr. H. Moeldoko, mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Masjid Megah nan modern ini berdiri di tepian ruas jalan raya Kayen di kecamatan Bandar Kedung Mulyo, kabupaten Jombang, ruas jalan yang saban hari di lalui oleh Pak Jenderal dengan berjalan kaki semasa masih menempuh pendidikan sekolah menengah dikampung halaman nya.

Masjid Islamic Center Dr. H. Moeldoko
Jl. Raya Kayen, Kayen, Bandar Kedung Mulyo
Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61462



Pembangunan Masjid Islamic Center Dr. H. Moeldoko di mulai dengan peletakan batu pertama pada tanggal 5 Oktober 2014 dan diresmikan pada hari Rabu tanggal 1 Juni 2016 langsung oleh Jenderal (purn) Dr. H. Moeldoko dihadiri oleh Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Ketua DPRD Jawa Timur A Halim Iskandar.

Pada saat peresmian, Dr. H. Moeldoko mengatakan bahwa “Masjid ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya yang telah membesarkan saya hingga sampai seperti ini. Selain itu Masjid ini saya persembahkan untuk bangsa dan negara.

Arsitektur masjid terisnpirasi saat Moeldoko melakukan perjalanan spiritual dan berkunjung ke puncak peradaban Islam, yaitu Masjid Biru di Istambul, Turki. Selain itu, kemegahan Masjid Ar Rayyan, Kebon Sirih, Jakarta, juga semakin membulatkan niat Moeldoko untuk segera merealisasikan cita-citanya membangun masjid.

Langgam bangunan masjid Turki sangat kental pada Masjid ini, perhatikan fasad bangunannya yang tinggi datar dan kokoh, lalu kubah besar di atap masjid plus menaranya yang menjulang.

Lahan tempat masjid ini berdiri merupakan lahan milik Pemkab Jombang sedangkan dana pembangunan masjid seluruhnya ditanggung oleh Pak Moeldoko. lokasi Islamic Centre ini sengaja dipilih di kawasan Bandar Kedungmulyo. Pasalnya, lokasi tersebut jaraknya dekat Kecamatan, Purwoasri, Kabupaten Kediri dan juga dekat dengan Kota Jombang. Masing-masing jaraknya hanya 10 kilometer.

Kecamatan Purwoasri, Kediri dan Jombang memang memiliki sejarah tersendiri bagi mantan Panglima TNI. Pasalnya, Pak Moeldoko dilahirkan di Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri. Sedangkan Jombang adalah tempat Beliau mengahabiskan masa mudanya. Dia bersekolah di SMPP Jombang (sekarang SMA Negeri 2 Jombang).

Atas dasar itu pula Pak Moeldoko ingin memberikan hal terbaik untuk masyarakat Jombang dan Kediri. Yakni dengan mendirikan komplek Islamic Centre. Dalam komplek tersebut terdapat masjid mewah berarsitek Turki Istambul dengan dua menara tinggi menjulang. Seluruh aset tersebut pengelolaannya diserahkan ke Pemkab Jombang. Kecuali untuk panti asuhan, yang tetap beliau tangani sendiri. Di panti asuhan tersebut terdapat 14 anak yatim. dan beliau sudah berniat untuk menyekolahkan mereka hingga sekolah tingkat tinggi.

Selain masjid, di komplek tersebut juga terdapat gedung Islamic Centre, serta pusat oleh-oleh. Karena masjid mewah itu memang diproyeksikan sebagai tempat wisata religi. Masjid ini berukuran 30x30 meter dan mampu menampung sekitar 1500 jamaah. Sedangkan luas lahan mancapai 6.685 meter persegi. Bukan hanya itu, di komplek tersebut juga terdapat sekolah TK dan TPQ berukuran 8×24 meter persegi, serta panti asuhan. Terakhir terdapat tiga unit toko atau pusat oleh-oleh.***