Sunday, December 11, 2016

Masjid Agung Al Mabrur Tanjung Pandan

Berkubah hijau seperti kubah Masjid Nabawi

Masjid Agung Al-Mabrur adalah masjid agung Kabupaten Belitung yang berada di Kota Tanjung Pandan. Lokasi masjid ini berdiri merupakan pusat kota Tanjung Pandan, Ibukota Kabupaten Belitung, yang  juga merupakan lokasi yang memiliki keterkaitan sejarah yang sangat erat dengan berdirinya kota Tanjung Pandan.

Lokasi Masjid Agung Al-Mabrur berada di persimpangan Jalan Sudirman dan Jalan Sekolah berseberangan dengan Tugu Pendidikan (ditengarai dulunya merupakan semacam alun alun), SD negeri 9 Tanjung Pandan (dulunya merupakan Sekolah Rakjat – SR) yang merupakan salah satu sekolah tertua di Belitung. Salah satu ruas jalan di sebelah tugu pendidikan tersebut bernama Jl. Depati Rahat yang merupakan nama dari Depati Belitung.

Masjid Agung Al Mabrur  
Alamat: Jl. Sekolah, Tanjung Pandan
Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung 33411
Indonesia



Berawal dari Masjid Depati Saleh

Kawasan tempat Masjid Agung Al-mabrur ini berdiri adalah daerah yang dulu nya merupakan kawasan Huma (ladang yang luas) sehingga dikenal dengan nama Kampung Ume. Kampung tersebut pertama kali tahun 1854 dibuka oleh KA Mohammad Saleh sebagai Depati Depati Pulau Belitung dengan gelar Tjakraningrat IX (1854-1873).

Di tahun 1854 KA Mohammad Saleh memangku jabatan Depati menggantikan kakaknya, KA Rahat yang wafat di tahun tersebut, beliau yang kemudian memindahkan pusat pemerintahan dari Kampung Gunong (kini berada di sepanjang sisi selatan Jalan Merdeka Tanjung Pandan) ke Kampung Ume di ikuti oleh sebagian besar bangsawan Belitung, dan daerah itupun kemudian dikenal dengan Kampung Raje.

Berdiri di lokasi strategis di pertigaan jalan Sudirman, Sekolah dan Jl. Depati Rahad, pusat kota Tanjung Pandan

Di tempat ini, KA Mohammad Saleh membangun mesjid berbahan kayu, yang dikembangkan pada tahun 1868. Tahun 1870 dibangun kembali dengan bantuan pemerintah Kolonial Belanda, selesai tahun 1872. Mesjid Depati Saleh ini adalah cikal bakal masjid agung Al- Mabrur sekarang.

Meski letaknya terpaut cukup jauh dari komplek kantor butapi Belitung, sebagai masjid agung kabupaten masjid Agung Al-Mabrur ini menjadi pusat aktivitas ke-Islaman di kabupaten Belitung, termasuk menjadi titik keberangkatan dan penyambutan Jemaah Haji dari Kabupaten Belitung. Calon / Jemaah Haji kabupaten Belitung akan berangkat dan kembali dari tanah suci melalui Embarkasi Haji Palembang, Sumatera Selatan.***

(data di olah dari berbagai sumber)