Friday, July 6, 2012

Islam Bersatu Selamatkan Masjid Al Aqsha


KONFERENSI PEMBEBASAN PALESTINA : Imam Masjidil Aqsha Syekh Ali Umar Yakub Al Abbas berpidato dalam acara Konferensi Pembebasan Palestina dan Al Quds atau International Conference For The Freedom of Al Quds and Palestine di Bandung, Kamis (5/7). Dalam konferensi tersebut, dia menyerukan agar umat Islam bersatu menyelamatkan Masjid Al Aqsha, konferensi itu juga membahas langkah konkrit dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina

Imam Masjid Al Aqsha Syekh Ali Omar Yacob Al Abbasi mengatakan saat ini larangan masuk tempat suci tersebut sudah mulai longgar. “Kalau dulu memang ada larangan, yang boleh masuk ke masjid hanya yang berumur di atas 40 tahun. Namun jika kondisi kondusif, maka semua umur diperbolehkan masuk,” ujar Sheikh Ali Omar Yacob Al Abbasi kepada ANTARA di Bandung, Kamis [05/07]. Disinggung mengenai pengeboran yang kabarnya berlangsung di bawah masjid, dia mengatakan tidak tahu pasti.

Hal itu dikarenakan, Israel melarang rakyat Palestina ke bawah masjid.  ”Jadi, saya tidak tahu,” tambahnya. Dia menyerukan agar seluruh umat Islam dunia untuk bersatu membebaskan Al Aqsha. “Masjid tersebut mempunyai nilai sejarah, karena merupakan kiblat pertama umat Islam,”jelasnya.

Masjid Al Aqsha, lanjutnya, tidak hanya dijadikan pelajaran keislaman saja, tetapi juga rukun Islam karena dalam salat harus menghadap kiblat. “Kami mau hidup dan mati di Al Quds (Yerusalem),” tegasnya.

Dia mengakui senang berada di Indonesia. Apalagi, selama di Bandung dia menginap di hotel yang sama dengan Mufti Palestina Syekh Mohamad Amin Al Husaini ketika menghadiri Konferensi Asia Afrika pada 1955.

Imam Masjid Al Aqsha tersebut ke Indonesia untuk menghadiri Konferensi Pembebasan Palestina dan Al Quds di Bandung, 4-5 Juli. Konferensi tersebut membahas solusi konkrit demi terwujudnya kemerdekaan Palestina.

Konfrensi yang diinspirasi dari pelaksanaan Konferensi Asia Afrika itu, menghasilkan beberapa keputusan yakni dukungan yang lebih nyata dari umat Islam dan masyarakat internasional, penyatuan langkah perjuangan pembebasan, mempersiapkan konferensi selanjutnya, mengutus delegasi untuk memfasilitasi perdamaian dan ishlah dari faksi-faksi di Palestina, memparkarsai boikot terhadap produk rezim Israel. (ant )